Menikmati Pertunjukan Tari Kecak dengan Sunset Memukau di Uluwatu

54 views

Lokasi: Jalan Raya Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kab. Badung, Bali 80361.
HTM: Rp. 100.000 per orang
Jadwal Pentas: Pukul 18:00-19:00 WITA (Disarankan antre tiket dari pukul 16:00 WITA)
Map: KlikDisini

foto by instagram.com/ressyelangandrian13/

Pastinya, masyarakat sudah tidak asing lagi dengan tari kecak. Tarian khas Bali ini ternyata sangat diminati oleh wisatawan domestik atau mancanegara untuk menontonnya ketika sedang berkunjung ke Bali.

Selain banyaknya tempat wisata yang menarik seperti pantai-pantai indah, taman-taman, atau waterpark dan sebagainya, tentunya menonton tarian khas daerah juga sayang sekali jika harus dilewatkan.

Sejarah Tari Kecak

Tari kecak ini pertama kali diciptakan oleh seniman Bali bernama Wayan Limbak pada 1930. Kemudian dipopulerkan hingga ke mancanegara dengan bantuan Walter Spies yang merupakan pelukis asal Jerman.

foto by instagram.com/muhimanullohs/

Tarian ini seringkali disebut Tari Cak, Tari Api, atau Tari Sanghyang. Hal itu didasarkan karena para penari yang biasanya terdiri dari sekitaran 50 orang itu akan melingkar dengan tungku api di tengahnya dan meneriakkan kata “cak-cak-cak”.

Dalam tarian ini tidak diiringi oleh iringan alat musik, namun hanya sekadar suara penari bersamaan dengan permainan peran yang biasanya mengisahkan kisah Ramayana.

Biasanya, tarian ini dipertunjukan sebagai hiburan massal namun juga kerap dikaitkan dengan tarian sakral yang dulunya dilakukan saat upacara keagamaan.

Menikmati Pertunjukan Tari Kecak di Uluwatu

foto by instagram.com/tyas_haps/

Jika Anda sedang berwisata atau liburan ke Bali, tentunya harus merasakan sensasi hiburan dari pertunjukan tari kecak yang banyak sekali mengandung nilai seni dan budaya. Anda bisa melihat pertunjukan tari kecak ini kawasan Pura Luhur Uluwatu.

Pura ini pun merupakan objek wisata yang bernilai sejarah di mana tempat ini berdiri di atas tebing dengan menghadap ke laut selatan. Uniknya, di kawasan ini pun akan banyak di temui hilir-mudik kera-kera yang beragam.

Baca Juga  Menikmati Indahnya Suasana Pantai dari Sudut Sundays Beach Club Bali

Untuk melihat tarian khas Bali, Anda bisa menyaksikannya setiap hari di Pura Uluwatu ini. Biasanya, pertunjukan diadakan saat matahari terbenam.

Karena stage atau panggung didesain dengan menghadap pantai, Anda bisa sekalian melihat sunset yang indah sambil menikmati pertunjukan tari kecak.

foto by instagram.com/vinzdevil/

Tentunya itu akan menambah kesan tontonan Anda sulit untuk dilupakan. Anda pun bisa menambah koleksi gambar bagus atau foto momen indah Anda di sini, bahkan videonya.

Sebelum masuk ke arena tontonan, Anda harus mengenakan selendang yang disediakan oleh pengelola. Ada dua jenis selendang dengan warna ungu dan kuning atau jingga.

Biasanya, kain ungu ini dikenakan untuk orang-orang yang berkunjung dengan memakai celana atau rok pendek. Sedangkan kain berwarna kuning, untuk pengunjung yang mengenakan celana atau rok panjang. Hal ini dilakukan untuk menghormati budaya dan tempat yang suci di Pura Uluwatu ini.

Saat pertunjukan dimulai, berbarengan dengan sunset yang elok, Anda akan diperlihatkan oleh sekumpulan penari dengan menggunakan kostum sarung kotak-kotak seperti papan catur.

foto by instagram.com/noonamiea/

Panggung dibuat seperti pertunjukan opera, dengan penari berjumlah sekitar 50 orang yang melingkar dengan tungku di tengahnya.

Ada juga beberapa orang yang memainkan peran untuk menceritakan kisah tentang Ramayana, sehingga akan Anda temukan tokoh-tokoh seperti Rama, Sinta, Hanoman, Sugriwa dan lainnya lengkap dengan gerakan, properti, dan kostum yang nyentrik.

Mengenal Nilai Tari Kecak

Pertunjukan tari kecak ini sangat sarat akan budaya dan seni. Meskipun tidak diiringi oleh alat musik seperti gamelan, kendang ataupun yang lainnya, namun para penari akan dengan kompaknya membuat tarian mengalun dengan indah dan memukau.

Gerakan dan teriakan yang dilakukan oleh penari pun seirama, sehingga membuat penonton tidak akan bosan dan kaya sekali dengan nilai seni yang tinggi.

foto by instagram.com/noynliouz/

Selain itu, tari kecak juga dinilai sangat sarat akan pesan moral dan keagamaan. Seperti kisah yang diceritakan yaitu mengambil kisah Ramayana yang di dalamnya banyak sekali terdapat pesan moral.

Baca Juga  Garuda Wisnu Kencana, Objek Wisata Seru di Bali

Terlebih, tari kecak ini dipercaya sebagai salah satu ritual untuk memanggil Dewi yang bisa mengusir penyakit dan melindungi masyarakat dari berbagai kejahatan.

Karena tari kecak ini adalah tarian yang unik dan hanya satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia, banyak sekali wisatawan asing atau pun wisatawan lokal Indonesia yang berlomba-lomba untuk menyaksikan pertunjukan tarian khas Bali ini.

Apalagi, pada Februari 2018 lalu, Tari Kecak berhasil mendapatkan penghargaan Rekor MURI dengan membuat pertunjukan tari kecak yang diikuti oleh penari dengan jumlah 555 orang yang melibatkan siswa dan siswi di Kabupaten Badung, Bali.

foto by instagram.com/idruss5/

Tentunya, hal ini membuat tari kecak adalah tarian yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Tips Menonton Tari Kecak di Uluwatu

Jika Anda berniat untuk menonton pertunjukan tari kecak yang unik dan menarik ini, Anda harus persiapkan beberapa hal terlebih soal tiket.

Dikarenakan banyaknya sekali wisatawan yang tertarik untuk menonton pertunjukan ini, sementara stage terbatas, sebaiknya Anda membeli tiket lebih awal.

Anda bisa membeli tiket secara online, atau mengikuti paket-paket tour yang biasanya ditawarkan oleh beberapa open trip. Anda juga bisa membeli tiketnya secara langsung namun lebih awal, misalnya Anda sudah antre tiket 2 jam sebelum pertunjukan dimulai.

foto by instagram.com/checklistravel/

Selain itu, perlu diketahui bahwa meskipun berada di kawasan Pura Uluwatu, tiketnya pun berbeda.
Jika hanya masuk Puranya saja, Anda akan dikenakan tiket masuk seharga Rp. 20.000 per orang, yang harganya harganya berbeda dengan tiket menonton tari kecak yaitu Rp. 100.000 per orang.

Untuk memudahkan Anda menuju stage, Anda bisa memilih pintu masuk sebelah selatan karena jaraknya lebih dekat.

Baca Juga  Tirta Gangga, Pilihan Wisata Taman Air yang Indah di Karangasem yang Sayang Dilewatkan

Anda pun harus memperhatikan barang bawaan Anda. Karena di kawasan ini banyak terdapat kera-kera yang berkeliaran, Anda harus menyimpan barang Anda dengan aman seperti barang-barang yang mencolok misalnya perhiasan, kacamata, topi, atau handphone.

Sebab bisa saja, kera-kera tersebut akan mengambil barang Anda karena dianggap menarik olehnya.

Akses dan Rute Jalan

foto by instagram.com/seneng_mlaku/

Untuk menuju ke lokasi pertunjukan tari kecak di Uluwatu ini, tentunya tidak sulit. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi, sewa kendaraan, memakai taksi, atau pun menggunakan transportasi umum. Terlebih Pura Uluwatu ini dekat dengan kawasan wisata Kuta.

Rute jalan menuju pura ini bisa Anda mulai dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

Anda bisa langsung memasuki kawasan Jalan By Pass Ngurah Rai, Ikuti Jalan tersebut lalu belok kanan ke Jalan Uluwatu II, kemudian belok kiri ke Jalan Raya Uluwatu terus sampai akhirnya sampai ke Jl. Pantai Suluban di Pecatu.

Jarak dari Airport ke tempat ini sekitar 22 kilometer. Anda bisa menempuh jarak tersebut dengan waktu kisaran 40-50 menit.

Penginapan dan Tempat Makan

foto by instagram.com/sulubangrill/

Setelah menikmati tontonan tari kecak yang memukau, tentu Anda akan merasa lapar.

Anda bisa mengunjungi beberapa tempat makan seperti restaurant atau cafe-cafe yang jaraknya berdekatan dengan kawasan Pura Uluwatu ini seperti Suluban Grill, Land”s and Cafe, atau Oneeighty. Anda bisa mencari berbagai macam sajian kuliner khas Bali, khas Indonesia, atau makanan luar negeri.

Jika Anda lelah dan butuh penginapan, di sekitaran Pura Uluwatu ini pun banyak sekali penginapan atau hotel-hotel yang bisa Anda pilih sebagai tempat beristirahat Anda seperti Whyndham Dreamland Resort Bali atau yang lainnya.

Tentunya, Anda belum berasa liburan ke Bali jika tidak menonton tarian khas Bali, tari kecak ini.

0/5 (0 Reviews)

Related Post

Leave a reply