Megahnya Pagoda Tertinggi di Indonesia, Pagoda Avalokiteswara Watugong Semarang

2346 views

Semarang menjadi kota bersejarah di Indonesia. Kota ini memiliki begitu banyak tempat wisata dan harus dikunjungi. Salah satu lokasi wisata tersebut ialah Vihara Buddhagaya di Jalan Raya Pudakpayung Watugong.

Kompleks dari Vihara Buddhagaya Watugong dengan luas 2,25 hektar ini terdiri atas 5 bangunan utama serta 2 bangunan utama yakni Pagoda Avalokitesvara serta Vihara Dhammasala dan dibangun di tahun 1955.

foto by anekatempatwisata.com

Selain itu di dalam kompleks Vihara Buddhagaya Watugong ini terdapat monumen Watugong, Patung Buddha di bawah pohon Bodhi serta patung Dewi Kwan Im. Ada pula patung Buddha tidur dengan warna cokelat dan pakaian serta tubuh berwarna emas di sebelah kiri dari Pagoda.

foto by lensakoe.wordpress.com

Pohon Bodhi yang ada di pelataran Vihara Buddhagaya Watugong ini ditanam Bhante Naradha Mahathera di tahun 1955.

foto by lastrisulas.blogspot.co.id

Pagoda Avalokitesvara

Ikon yang terkenal di Vihara Buddhagaya Watugong ini ialah Pagoda Avalokitesvara, sering juga disebut dengan Pagoda Metakaruna, artinya cinta dan kasih sayang.

foto by traveliahotelwatugong.blogspot.co.id

Tempat ini didirikan untuk menghormati Dewi Sie Im Po Sat dan dipercaya umat Buddha merupakan dewi kasih sayang.

Tempat tersebut memiliki tinggi yang mencapai 45 meter serta terdiri atas 7 tingkat yang menyempit di atas. 7 tingkat ini memiliki makna sebagai kesucian dan akan dicapai pertapa sesudah mencapai tingkat nomor 7. Tempat ini identik dengan paduan warna merah dan kuning khas bangunan Tiongkok.

Bangunan ini diresmikan sebagai bangunan paling tinggi di Indonesia tahun 2006. Pagoda ini memiliki ukuran 15 X 15 meter serta berbentuk segi delapan. Di sana kita akan menemukan patung dari Dewi Kwan Im dengan ukuran 5,1 meter dan patung dari Panglima We Do.

foto by travel.tribunnews.com

Untuk tingkat 2 sampai tingkat 6, ada pula patung dari Dewi Kwan Im dengan menghadap ke empat penjuru mata angin. Hal tersebut dimaksudkan agar dewi bisa memancarkan welas asih di 4 penjuru. Sedangkan untuk bagian puncak terdapat patung Amithaba yakni guru besar dewa dan manusia.

Baca Juga  Pesona Wisata Brown Canyon Eksotis Untuk Hunting Foto,  Lokasi Alamat dan Tiket Masuk Wisata

Pada puncak ini kita juga menemukan stupa yang digunakan untuk menyimpan relik yakni mutiara Buddha. Tetapi, kita tidak bisa kepuncak karena tidak disediakan tangga untuk mengakses ke puncak. Total patung di sini 30 buah.

Pagoda ini sering digunakan untuk ritual Tjiam Shi, yakni ritual yang digunakan untuk mengetahui nasib umat manusia. Caranya dengan menggoyangkan bambu yang telah diberi tanda sampai salah satu dari bambu terjatuh.

Untuk membaca hasil dari ramalan, kita bisa meminta bantuan petugas yang ada. Tetapi jika sudah menggoyangkan bambu hingga 3 kali berturut-turut namun tidak ada bambu yang terjatuh, konon hari tersebut bukan menjadi hari baik untuk meramal nasib.

Vihara Dhammasala

Bangunan lain yang menyita perhatian dari Vihara Buddhagaya ialah Vihara Dhammasala. Bangunan ini memiliki 2 lantai. Lantai pertama ialah aula serbaguna dan memiliki panggung bagian depan, sedangkan bagian lantai kedua terdapat Dhammasala dan digunakan untuk acara ibadah

foto by myfourleafclover.com

Di sini terdapat patung Buddha duduk dengan warna emas dan berukuran besar. Disekelilingnya terdapat pagar dan mempunyai ukiran relief cerita Paticca Samuppada.

Cerita ini ialah proses kehidupan manusia mulai dari lahir hingga meninggal dunia. Untuk memasukinya, terdapat ritual khusus yang harus dijalankan yakni menginjak relief ayam, babi, dan ular.

Menurut keyakinan, ayam adalah simbol keserakahan, sedangkan ular merupakan lambang dari kebencian dan terakhir, babi adalah lambang dari kemalasan. Dengan menginjaknya, umat manusia diharapkan bisa meninggalkan karakter tersebut serta bisa masuk nirwana.

Vihara ini dibangun dengan menggunakan material dan diimpor secara langsung dari China entah genteng, relief batu di tangga, kolam naga, air mancur naga, lampu naga, patung lilin, hingga burung hong. Bahkan semua aksesoris pun juga dibuat di China.

Baca Juga  Inilah Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Wisata Ke Sam Poo Kong: Harga Tiket Masuk dan Hotel Terdekat

Sekarang ini Vihara Buddhagaya ialah sala satu bangunan di bawah binaan Sangha Theravada yakni organisasi kebhikkuan dan memiliki pedoman Kitab Suci Tipitaka Pali.

Keunikan dari bangunan serta warna mencolok memang menjadi magnet bagi para wisatawan. Wisatawan yang mengunjunginya berasal dari berbagai macam daerah. Bukan hanya dari sekitaran Semarang saja. Ada yang berasal dari dalam kota, ada juga dari luar kota.

Kegiatan Wisata yang Dapat Dilakukan

Ada beberapa aktivitas kegiatan wisata yang bisa Anda lakukan di sini:

• Aktivitas pertama adalah berjalan-jalan. Rasa penasaran pasti dirasakan ketika mengunjunginya. Kita bisa menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan mengelilinginya.
• Berfoto. kurang lengkap bila datang ke sini namun tidak mengabadikan foto. Kita bisa berfoto bersama dengan keluarga, atau bersama dengan teman. Ambil gambar dengan latar belakang Pagoda serta bangunan lain yang ada di kompleks ini.

foto by jurnaland.com

• Bila Anda menyukai ramalan, di sini juga bisa meminta para petugas membacakan nasib ramalan.

foto by indrianiutamimytrip.blogspot.co.id

Fasilitas

Beberapa fasilitas di tempat wisata ini seperti:

1. Penginapan. Di depan vihara terdapat cottage yang dipergunakan untuk menginap. Penginapan ini disediakan pengurus vihara. Selain itu juga terdapat beberapa hotel yang tidak jauh dari lokasi ini. Kita bisa memilih sesuai dengan budget tarif yang sudah ditentukan.

2. Rumah makan. Tak perlu khawatir rasa lapar akan melanda. Kita bisa menemukan rumah makan atau pun restoran yang ada di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan. Entah itu rumah makan dengan menu sederhana seperti soto hingga makanan cepat saji.

Maupun makanan ala restoran dan cafe. Bila ingin menemukan banyak pilihan makanan, dari vihara, kita bisa mengambil arah utara.

Baca Juga  10 Kuliner Menggoyang Lidah di Ambarawa

3. Toilet. Di dalam kompleks ada beberapa toilet yang terdapat di beberapa titik. Toilet yang disediakan pun sangat bersih dan terawat.

Tips Berwisata

Karena lokasi ini sebenarnya adalah kompleks beribadah untuk umat Budha, usahakan ketika mengunjunginya menggunakan pakaian yang tertutup dan rapi. Saat berbicara pun juga harus sopan dan tidak boleh berisik. Jangan sampai Anda menganggu kekhusyukan beribadah umat Budha.

foto by wisataterindah.net

Selain itu, jangan lupa mengikuti jam berkunjung atau jam buka dan jam tutup.

foto by wisataterindah.net

Rute dan Alamat

Lokasinya bereada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, atau depan markas Kodam IV Diponegoro.

Lokasi ini bisa dicapai dengan mudah, kita bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan menyewa di Semarang. Atau, bila ingin menggunakan kendaraan umum, kita bisa memilih trans Semarang yang bertarif Rp 3.500 dalam hitungan jauh dan dekat.

foto by jejakpiknik.com

Jam Buka dan Harga Tiket

Tempat ini dibuka di jam 07.00 hingga 21.00. Untuk tiket masuknya, sebenarnya pengurus tak mematok tarif secara pasti. Kita hanya diminta membayar tiket parkir kendaraan seikhlasnya.

foto by tripadvisor.co.id

Demikian tips singkat gambaran dari Pagoda Avalokitesvara, semoga beberapa tips di atas bisa membantu Anda untuk merencanakan liburan dengan baik.

Lokasi: Jalan Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50265
Map: KlikDisini
HTM:
Buka/Tutup: 07.00 – 21.00
Telepon:

Related Post

Leave a reply