Bali Bukan Hanya Memiliki Pantai Indah, Namun Wisata Sejarah yang Tak Kalah Menarik: Museum Pasifika

751 views

Bila berlibur ke Bali, Anda pasti akan berlibur ke pantai-pantainya yang menarik mata. Namun, Bali bukan hanya memiliki pantai. Bali juga memiliki museum. Anda akan melihat cukup banyak museum di sini.

Museum di Bali bukan hanya di daerah Ubud, namun ada daerah lain seperti Nusa Dua. Tempat wisata ini menyediakan museum lukisan dengan standar internasional. Nama museum tersebut adalah Museum Pasifika Bali.

foto by balitoursclub.net

Sejarah Museum Pasifika

Tempat wisata ini bisa dikatakan merupakan wisata yang baru, bila dibandingkan dengan tempat lainnya di pulau Bali. Di sini, terdapat koleksi dari seniman seluruh wilayah Asia Pasifik. Jumlahnya pun cukup banyak.

Di tahun 2004, tempat wisata ini merupakan Asia Pacific Art Centre, dan belum masuk di kategori museum.

Tahun 2006, barulah memiliki nama Museum Pasifika Bali. Dari Art center dan berubah menjadi museum, disebabkan karena jumlah koleksi seninya secara terus menerus bertambah serta letaknya yang berada di tempat wisata Nusa Dua, sehingga menjadikannya sering memperoleh kunjungan wisatawan, lebih-lebih wisatawan asing.

foto by instagram.com/tamiobi/

Tetapi, koleksi seni yang ada di tempat wisata ini sebagian besar merupakan permanen. Tempat ini sering diadakan eksibisi seni, entah dari Bali atau pun dari negara lain.

Pengunjungnya dari hari ke hari semakin bertambah, mulai dari tamu hotel, anak sekolah yang biasanya untuk laporan, pelaku industri pariwisata yang sering membuat artikel tentang wisata dan masih banyak lagi.

foto by smpn1bangil.sch.id

Pengunjung-pengunjung sering mengulas kunjungan mereka di tripadvisor atau menambahkan sedikit keterangan di wikipedia.

foto by tripadvisor.com

Koleksi Seni Museum

Mungkin Anda bertanya-tanya, sebenarnya siapa pendiri dari museum ini. Tempat wisata ini sudah berdiri dari tahun 2006, pendirinya ialah 2 orang pecinta seni kenamaan Indonesia yakni Moetaryanto P dan pria kewarganegaraan Prancis yang sudah lama bermukim di Indonesia yaitu Philippe Augier.

Baca Juga  Yuk, Mengintip Keindahan Pelabuhan Gilimanuk dan Kisah Dibaliknya

Tempat ini dibangun sebagai tempat menampung berbagai macam artefak kebudayaan yang berasal dari negara-negara di Asia serta kawasan Pasifik.

foto by obyekwisataterlengkap.blogspot.co.id

Tercatat hingga sekarang ini, koleksi dari tempat ini tidak kurang dari 1100 karya seni, terdiri dari 700 lukisan serta 400 patung. Koleksi dari kepulauan Pasifik di sini terdiri dari lukisan, tekstil, patung dan benda antik yang lain. Dari total koleksi, semua itu adalah hasil karya 200 seniman yang berasal dari 25 negara dunia.

Dari masa ke masa, koleksinya bisa dikatakan akan semakin bertambah, apalagi dengan semakin banyaknya seniman yang ikut berpartisipasi di sini.

foto by balikini.net

Ruangan di Museum Pasifika

Lokasi ini dibagi dalam beberapa pavilun dan dipisah menjadi 11 ruangan. Pavilun tersebut terdiri dari Artis Indonesia, Artis Italia, Artis Belanda, Artis Prancis, Artis Indo Eropa, Temporary Exhibition of Theo Meier, Artis Indo China, Chen Shen, Premiere Art of Vanuatu.

foto by kintamani.id

Fasilitas Wisata

Agar bisa memberikan kenyamanan pada semua pengunjung, di sini sudah disediakan beberapa fasilitas. Fasilitas tersebut seperti tempat parkir yang cukup luas, toilet umum hingga pusat kuliner seperti cafe dan restoran.

foto by liburkeluarga.com

Alamat Museum Pasifika

Tempat wisata ini berlokasi di BTDC Area Blok P, Nusa Dua Bali. Jika Anda membutuhkan pertunjuk untuk sampai di lokasi ini, kita bisa melihat di Google Map lokasi dari tempat wisata ini. Ikuti petunjuk yang berada di sana.

Untuk menjangkau Museum Pasifika Bali, kita bisa menggunakan angkutan umum, jika ingin lebih praktis, cukup menggunakan taksi. Apalagi jika penginapan kita berada di kawasan Nusa Dua, tarif taksi yang harus dibayar akan lebih terjangkau.

Baca Juga  Pura Luhur Batukaru, Tempat Suci di Lereng Gunung Batukaru

Rute Menuju Museum Pasifika

Jika tertarik mengunjungi lokasi liburan ini, cara untuk mengaksesnya sangat mudah. Kita bisa menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi.

Bila dari Jalan Teuku Umar, bisa mengarahkan kendaraan menuju Jalan Pulau Kawe, Jalan Pulau Singket, kemudian di Jalan Pulau Moyo hingga ke Jalan Raya Pelabuhan Benoa. Arahkan kendaraan ke Jalan Nusa Dua, dan ke Jalan Nusa Dua.

Harga Tiket Masuk

Sebenarnya, harga tiket masuk ke lokasi ini dikelompokkan dalam beberapa kategori seperti dari usia serta asal pengunjung, apakah pengunjung berasal dari luar negeri atau dalam negeri.

Untuk wisatawan domestik dikenakan tiket dengan harga Rp 50.000, sedangkan untuk mancanegara Rp 75.000. Tarif berbeda juga untuk pelajar mulai dari SD, SMP serta SMA, dengan tarif Rp 5000 per orang.

Tempat Wisata Lain di Bali

Beberapa lokasi wisata ini juga bisa Anda tuju ketika di Bali, seperti:

• Pantai Kuta. Keterkenalan dari tempat wisata yang satu ini memang tak perlu diragukan lagi. bukan hanya turis domestik, turis yang berasal dari luar negeri tidak asing dengan lokasi wisata ini.

Lokasinya hanya kurang lebih 4,5 km dari Bandara Bali serta 9 km dari Denpasar. Karena kawasan ini cukup ramai, bila tidak membawa rombongan besar, lebih baik menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki bila memungkinkan mencapai lokasi ini. tempat wisata ini terbuka untuk umum.

foto by balijayatrans.com

• Pantai Sanur. Bukan hanya Kuta, pantai yang ada di Pulau Dewata lain yang terkenal ialah Sanur. Lokasinya ada di timur Denpasar, sehingga cukup banyak orang yang mengejar momen matahari terbit ketika di sini.

Tetapi, karena pantai ini terbuka selama 24 jam, kita tidak perlu datang ketika subuh atau pun di bagi hari. Bila sekedar bersantai di pinggir pantai, jam berapapun bisa dilakuan. Kita tidak akan dikenai biaya tiket masuk untuk memasukinya.

foto by ayumassarirental.com

• Pantai Lovina. Pantai ini cocok sebagai tempat menikmati matahari terbit berlatar belakang pegunungan. Kita bisa menyewa kapal dengan kapasitas 4 orang agar bisa melihat lumba-lumba liar yang berenang dengan bebas di lautan.

Baca Juga  Ingin Berwisata Ke Tempat Menarik dan Penuh Misteri? Danau Tamblingan Bisa Langsung Dituju

Namun kemunculan dari lumba-lumba ini juga sangat dipengaruhi oleh faktor alam. Lokasinya ada di bagian utara Bali, kurang lebih 78 km dari Gilimanuk. Bukan hanya melihat lumba-lumba, di sini aktivitas lain seperti menyelam juga bisa dilakukan.

foto by idtempatwisata.com

• Pantai Balangan. Pantai eksotis dan dihiasi dengan pasir putih ada di 8 km dari Wisata Garuda Wisnu kencana. Warna laut dari pantai ini putih bersih, ombaknya pun juga digemari para peselancar.

Bila menyatu dengan air laut, kita bisa berselancar atau pun berenang. Tetapi jika hanya ingin menikmati dari bibir pantai juga tak masalah. Untuk melihat eksotisnya pantai ini hanya cukup merogoh kantong Rp 2.000.

foto by tempatwisatadibali.info

• Pantai Dreamland. Sesuai dengan namanya, pantai ini seperti pantai impian. Hamparan laut berwarna biru serta luas dan bersih dengan tebing menjulang tinggi. Ditambah pula dengan suasana yang tak terlalu ramai. Kita bisa dibuat seperti di pantai milik sendiri.

foto by water-sport-bali.com

Lokasi: Complex Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Area Block P, Kuta Selatan, Benoa, Kabupaten Badung, Bali 80361
Map: KlikDisini
HTM: Rp 50.000 untuk wisatawan domestik
Buka/Tutup: 10.00 – 18.00
Telepon: (0361) 774935

Related Post

Leave a reply