Menilik Museum eks-Stasiun Kereta Api Warisan Kolonial Belanda di Ambarawa

993 views

Artikel Sejarah: Kisah dan Cerita Objek Wisata

Museum Kereta Api Ambarawa, pada masa itu sebenarnya adalah sebuah stasiun kereta yang kemudian fungsinya digantikan menjadi museum. Bangunan ini memiliki banyak koleksi kereta api kuno, di mana lokomotif yang ada sangat berjaya pada masa awal perkereta-apian di Indonesia.

Museum kereta api ambarawa, foto: fatimaharani.files.wordpress.com

Sedikit cerita mengenai asal usul dan latar belakang berdirinya fasilitas ini. Pada zaman Kolonial Belanda daerah ini difungsikan sebagai sebuah kota militer. Pembangunan stasiun kereta api di Ambarawa diperintahkan oleh Raja Belanda pada masa itu, Willem I, untuk membawa para tentara ke Semarang. Dengan adanya perintah tersebut, maka didirikan suatu stasiun kereta api dengan luas 127.500 m2 pada tahun 1873.

Beberapa waktu setelahnya, jalur rel untuk kereta dengan lebar 1.435 mm atau 4 kaki 8,5 inchi milik Perusahaan Negara Kereta Api, resmi ditutup. Namun kemudian, dibukalah sebuah museum pada tahun 1976 untuk melestarikan keberadaan lokomotif uap. Infot terbaru di tahun 2019 ini, disamping kisah mistis/angker, ternyata banyak laporan mengenai operasional kunjungan wisata.

Lokasi Destinasi Wisata

Beberapa koleksi lokomotif, foto: ksmtour.com

Destinasi wisata ini berada di daerah Ambarawa, Kabupaten Semarang. Di tempat yang sejuk inilah Museum Kereta Api berada. Letak peninggalan sejarah ini dikelilingi oleh pegunungan dengan beberapa puncak seperti Gunung Ungaran, Merbabu, Telomoyo, Kelir, Gajah, serta Kendil. Kecamatan Ambarawa berada di ketinggian sekitar 500 mdpl dengan rata-rata suhu udara 23oC.

Rute Akses Perjalanan Wisata

Naik kereta uap, foto: lihat.co.id

Bila ingin datang ke arah ini, tidak terlalu sulit. Anda bisa datang dengan kendaraan sendiri atau angkutan umum. Secara geografis, Ambarawa terletak di 38 km sebelah selatan kota Semarang dan bisa ditempuh dalam waktu kira-kira 1 jam perjalanan. Bila berangkat dari Yogyakarta, maka jaraknya adalah sekitar 75 km dan bisa ditempuh dalam waktu 3,5-4 jam perjalanan.

Baca Juga  Bisa Menikmati Pemandangan Laut Dari Taman Diponegoro Semarang, Benarkah?

Daya Tarik Wisata

Salah satu lokomotif pertama di indonesia, foto: allesgroen.files.wordpress.com

Terdapat berapa tipe kereta api yang ada di tempat ini? Salah satunya adalah kereta api buatan Maschinenfabrik Esslingen serta Hannoversche Maschinenbau. Keduanya adalah kereta api uap dengan desain unik. Keduanya menggunakan gerigi dan merupakan barang langka di dunia. Barang yang sama saat ini berada di India serta Swiss.

Koleksi tersebut termasuk koleksi unik dan hebatnya masih dapat berfungsi hingga sampai sekarang. Di tempat ini terdapat juga beberapa jenis lokomotif uap dengan berbagai tipe. Diantaranya adalah serti B, C, D, serta jenis CC 5029 dimana seri ini merupakan pengguna jenis CC terbesar. Kesemuanya ini dipajang di halaman museum sehingga pengunjung akan langsung menikmati keunikan desain lokomotifnya.

Pintu masuk ke dalam museum, foto: semarangplus.com

Total museum mengoleksi 21 jenis lokomotif kereta uap dengan tiga diantaranya sering digunakan. Beberapa koleksi barang antik lainnya meliputi telepon, telegraf dengan menggunakan sandi morse, bel dan beberapa perabotan. Kesemuanya ini dipajang dalam ruang pamer dengan keterangan berupa Bahasa Indonesia serta Inggris di masing-masing benda.

Fasilitas dan Kegiatan

Proses perbaikan lokomotif, foto: radiomuseum.org

Selain menikmati desain lokomotif kereta api kuno melalui ruang pamer, pengunjung juga diperkenankan untuk menikmati beragam tour wisata. Terdapat tiga rute yang biasanya beroperasi untuk tujuan pariwisata (PP) yaitu kereta wisata Ambarawa Bedono dan Ambarawa-Tuntang.

Bila Anda mendengar istilah Ambarawa Railway Mountain Tour, maka istilah tersebut merujuk pada kereta wisata Ambarawa-Bedono. Train ini beroperasi menuju stasiun Bedono dengan jarak tempuh perjalanan selama 1 jam, yaitu total 35 km. Selama perjalanan melewati rel bergerigi, baik di Ambarawa ataupun Sawahlunto, pengunjung akan menikmati pemandangan alam perbukitan serta puncak Gunung Ungaran atau Merbabu.

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan, foto: coretanpetualang.files.wordpress.co

Kereta wisata kedua adalah lori Ambarawa-Tuntang. Tujuan holiday train ini adalah Stasiun Tuntang atau sekitar 7 km jauhnya. Bila menikmati perjalanan dengan menggunakan train ini, anda akan dijamu dengan pemandangan berupa sawah, puncak Gunung Ungaran, serta Rawa Pening. Sangat bisa mengambil beberapa gambar atau foto. Lori ini sebenarnya sudah sejak dulu beroperasi, namun pada tahun 80-an sempat ditutup untuk umum karena terjadi kerusakan.

Baca Juga  12 Foto Indahnya Masjid Kauman Semarang yang Sayang Anda Lewatkan

Berapa kira-kira harga tiket kereta wisata? Tidak begitu mahal karena untuk kereta wisata dipatok sekitar Rp50.000 per orang. Sementara itu, bila anda lebih tertarik untuk menggunakan lori, maka hanya diminta membayar sebesar Rp10.000/orang. Museum ini juga mempersilakan bagi pengunjung yang ingin menyewa kereta secara keseluruhan dengan biaya bervariasi, bergantung pada tujuannya.

Wisatawan Jalur Reguler dan Sewa

Kondisi di dalam museum, foto: semarangcoret.com

Pihak pengelola memberikan dua jalur pengunjung yaitu reguler atau sewa. Bagi pengunjung jalur reguler, bisa datang ke museum dan melakukan kunjungan seperti biasa, yaitu dengan membeli tiket lalui menikmati perjalanan. Jalur ini akan tersedia setiap weekend dan tanggal merah seperti lebaran. Kegiatan wisata dilakukan dengan menggunakan lokomotif diesel, maksimal kapasitasnya adalah sekitar 40 penumpang.

Jalur yang dilayani adalah menuju Stasiun Tuntang mengingat rute ini merupakan perjalanan landai. Lama pulang pergi ke Stasiun Tuntang adalah sekitar satu jam, sehingga pengunjung bisa memilih sendiri jadwal keberangkatan. Terdapat tiga jadwal yaitu pada pukul 10.00, 12.00, atau 14.00 WIB. Pembelian tiket dilayani mulai pukul 08.00 WIB dengan harga Rp50.000.

Harga tiket masuk naik lokomotif, foto: borobudursunrise.net

Jika Anda berminat untuk menikmati liburan ini di akhir pekan, ada baiknya untuk datang pada waktu pagi dan mengantre –bahkan sebelum loket pendaftaran tiket dibuka. Pembelian tiket dilayani untuk tiga jadwal perjalanan. Kondisi ini dikarenakan adanya pembatasan kapasitas penumpang tiap keberangkatan.

Jalur pengunjung kedua adalah sewa dengan pilihan menggunakan lokomotif uap atau diesel. Kondisi ini biasanya diberikan untuk pengunjung yang berniat untuk menikmati wisata bersama keluarga, rekan-rekan, atau kelompok besar lainnya. Tujuan wisata dalah menuju Stasiun Bedono maupun Tuntang.

Kondisi stasiun, foto: tripadvisor.co.id

Bila ingin ke Stasiun Tuntang, baik menggunakan lokomotif uap atau diesel, harga sewa per gerbong adalah sekitar Rp10.000.000 dengan kapasitas 40 penupang/gerbong. Namun, bila ingin menyewa dengan jumlah banyak, harganya akan semakin murah yaitu Rp12.500.000 untuk dua gerbong.

Baca Juga  Menjelajah Keindahan Negeri Diatas Awan Goa Kreo Gunungpati Semarang, 12 Gambar ini Buktinya

Rute menuju Stasiun Bedono, selain hanya disediakan dengan lokomotif uap, juga hanya disediakan maksimal dua gerbong dengan kapasitas sama. Waktu perjalanan adalah sekitar tiga jam dengan harga sewa sekitar Rp15.000.000. Pemberhentian pertama ada di Stasiun Jambu dan kemudian di Boga Makmur. Di tempat ini train akan mengisi air serta mengatur tekanan uap untuk kembali berjalan.

Bangku penumpang kereta api uap, foto: reresepan.com

Bagaimana prosedur sewa serta kapan meminta izin? Diharapkan dapat memesan minimal seminggu sebelumnya. Izin diberikan dengan cara mendatangi kantor PT. KAI DAOP IV di Semarang. Pastinya, harus membayar uang tanda jadi sekitar 10%-20% baru memperoleh izin. Silakan menghubungi no. kontak.

Keangkeran rupanya tidak menutup keindahan destinasi wisata. Di dekat museum juga terdapat hotel yang bisa disewa. Selamat menikmati liburan anda bersama keluarga.

Salah satu daya tarik yang ada, foto: irps.or.id

Lokasi: Jalan Stasiun No. 1, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kode Pos: 50614
Map: KlikDisini
HTM: Rp.10.000/Orang
Buka/Tutup: 08.00-17.00
Telepon: (0298)591035

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply