Ternyata Terdapat Monumen Bom Bali di Pulau Dewata, ini Dia 12 Fotonya

712 views

Di tahun 2002 dan 2005 yang lalu tepatnya di Bulan Oktober, bencana kemanusiaan nan merenggut banyak orang yang tidak berdosa dari berbagai macam belahan dunia terjadi.

Kejadian ini memang menjadi teror masa yang sangat dahsyat sehinga di beberapa tahun kemudian Bali sepi karena rasa takut, hal tersebut bisa terjadi lagi.

Untuk mengenang tragedi tersebut, pemerintah setempat membangun monumen dan dikenal dengan nama Monumen Panca Benua, atau Monumen Ground Zero Bali.

foto by rentalmobilbali.net

Monumen Peringatan

Monumen Ground Zero Bali ini berlokasi di tepat bekas kejadian, yakni ada di Legian Kuta. Kawasan tersebut menjadi kawasan paling ramai serta paling padat di Pulau Dewata karena menjadi sebuah ikon pariwisata di sini.

foto by instagram.com/infowisatabali/

Di sepanjang jalan Legian, wisatawan akan menemukan banyak cafe, toko-toko hingga hotel untuk penginapan para turis. Tujuan Monumen Ground Zero Bali dibangun untuk mengenang korban ledakan bom Paddys Cafe dan Sari Club.

foto by instagram.com/angyatloho/

Gagasan awal pembuatan tempat ini berasal dari Ketua Persatuan Tourist Attraction Indonesia Bali yakni Nyoman Rudana. Sehingga, sesudah peristiwa tersebut terjadi, monumen ini mulai dibangun serta selesai di tahun 2003. Nama tempat ini awalnya ialah “Monumen Panca Benua”, tetapi wisatawan lebih sering menyebutnya dengan nama Ground Zero Bali.

Beberapa hari sebelum peresmian tempat ini, tepatnya di tanggal 8 Oktober, diadakan sebuah upacara ritual Hindu yakni Mecaru serta Melaspas. Tujuannya ialah, untuk menyucikan dan membersihkan.

foto by nasional.tempo.co

Upascara ini berlangsung di tempat ini serta dipimpin 2 orang pendeta Hindu yakni Ida Pedanda Gede Putra Telapah serta Ida Pedanda Budha Ketut Griya.

Tamu yang hadir seperti Kepala Bupati Badung yakni Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, ada juga tokoh masyarakat dari Kuta. Upacara ini memperoleh perhatian khusus dari masyarakat kuta dan traveler yang kebetulan sedang melewati monumen ini.

foto by yukpigi.com

Di monumen ini terpatri 202 nama korban yang saat itu meninggal di tahun 2002. Kejadian di sini dikenal dengan nama Tragedi Bom Bali I, dan di tanggal 1 Oktober 2005 dikenal dengan nama Bom Bali II yang menyebabkan 23 orang meninggal serta 196 orang luka-luka.

foto by radioaustralia.net.au

Tentu, kita berharap, tak ada lagi kejadian memilukan demikian, karena dua kali tragedi ini membuat sektor pariwisata yang berada di Pulau Dewata seakan meredup. Membutuhkan waktu yang begitu panjang untuk mengembalikan pariwisata Bali menjadi normal seperti sekarang ini.

Baca Juga  Pesona Pura Lempuyang yang akan Menyejukkan Hati Saat Masuk Kedalamnya

Untungnya pelaku dapat ditangkap dengan cepat, masyarakat Bali pada umumnya dapat menyikapi hal ini dengan sangat bijak, karena kekerasan tak perlu dibalas dengan kekerasan.

Warga di sini yang di dominasi beragama Hindu tetap menjaga keharmonisan serta keragaman karena mereka meyakini, tidak ada keyakinan yang mengajarkan kekerasan pada umatnya, serta percaya jika hukum karma bisa berjalan seiring dengan berjalannya waktu.

Sempatkan Waktu untuk Berkunjung

Tiap tanggal 12 Oktober, biasanya keluarga korban sering hadir dan datang di lokasi ini untuk mengenang serta mendoakan kerabat mereka. Seiring waktu, tugu ini juga menjadi tujuan tempat wisata, apalagi wisatawan yang singgah di Kuta atau pun Bali Selatan.

Lokasinya ada di pusat keramaian pariwisata, sehingga sering saat orang pertama kali ke Legian atau ke Kuta akan menyempatkan diri untuk berkunjung ke mari. Jalan Legian sendiri jingga sekarang masih menjadi pusat hiburan malam, spa, pertokoan, hotel, minimarket dan butik.

foto by instagram.com/bertania_03/

Akses Menuju lokasi

Akses untuk sampai ke sini cukup mudah karena dapat menggunakan kendaraan bermotor atau pun mobil.

Bila tidak membawa motor atau mobil, wisatawan bisa menggunakan taksi meter, ada juga sewa mobil, hingga taksi online.

Untuk sewa mobil, harga sewa bergantung dari merek mobil, jenis mobil yang diambil hingga durasi. Setelah menyewa mobil, wisatawan bisa menggunakan Google Map untuk mengunjungi semua wisata di pulau ini. Cukup mengikuti petunjuk di dalam, dan wisatawan pun akan sampai ke tujuan, praktis bukan?

Apabila menggunakan taksi online, wisatawan harus lebih memperhatikan karena keberadaannya cukup banyak di tolak di pusat pariwisata, kadang taksi online ini tak boleh mengambil penumpang di wilayah Banjar atau beberapa daerah lain.

Baca Juga  Ingin Berwisata Ke Tempat Menarik dan Penuh Misteri? Danau Tamblingan Bisa Langsung Dituju

Fasilitas

Fasilitas yang disediakan di Monumen Ground Zero Bali seperti tempat parkir yang cukup luas serta memadai. Untuk parkir mobil sudah disediakan di lahan bekas Sari Club. Jadi, tak perlu khawatir ketika membawa kendaraan.

Untuk fasilitas lainnya, di sekitar Monumen Ground Zero Bali ini cukup banyak penginapan seperti hotel, hingga tempat makan. Tempat makan yang ada pun juga beragam, mulai dari makanan luar negeri hingga sajian makanan khas Bali.

foto by qubicle.id

Wisatawan akan seperti di manjakan sajian kuliner ketika singgah ke mari. Jadi, sempatkan waktu untuk mengunjungi Monumen Ground Zero Bali dan mengirim doa agar korban yang meninggal dalam kejadian tersebut bisa tenang di sana.

Harga Tiket Masuk

Karena menjadi sebuah monumen atau tugu, tidak ada harga tiket masuk yang dipatok untuk memasuki atau mengunjunginya, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir.

Tempat Wisata Lain di Pulau Dewata

• New Kuta Golf. Tempat bermain golf ini berada di kawasan Pecatu. Lapangan golf tersebut adalah salah satu dari lima lapangan yang berada di Bali.

Lokasi tempat ini memang sangat menakjubkan, ada di atas bukit dengan tebing terjal dan berbatasan secara langsung dengan laut.

Bukan hanya bermain golf, menikmati pemandangan matahari tenggelam bisa memberi pengalaman dan kepuasan tersendiri. Jika ingin bermain golf di sini, wisatawan harus mengeluarkan dana sebesar Rp 1.300.000.

foto by youtube.com

• Puja Mandala. Puja Mandala merupakan sebuah bukti kebersamaan dari nilai toleransi antar umat di Indonesia. lokasi ini adalah kompleks rumah ibadah 5 agama yang diakui di negara kita. Wisatawan bebas mengunjungi Puja Mandala ini tanpa perlu mengeluarkan sepeserpun uang.

foto by phinemo.com

• Waterboom Bali. Selama beberapa tahun berturut-turut, lokasi wisata ini berhasil memperoleh predikat sebagai waterpark paling baik di Asia serta nomor dua di dunia.

Baca Juga  Ingin Menginap di Hotel Mewah Harga Murah? Pilih Alila Ubud Bali

Sehingga, tentu saja berbagai macam keseruan yang berada di tempat ini tidak bisa diragukan lagi. Taman tropis yang ditata dengan sedemikian rupa ini sangat menarik dan seperti memanjakan mata dari wisatawan.

Bila wisatawan menyukai wisata yang menguji adrenalin, tempat ini adalah pilihan terbaik. Untuk masuk ke sini, wisatawan harus membayar sebesar Rp 310.000.

foto by baligardenbeachresort.com

• Bali Zoo. Pergi berkunjung ke kebun binatang tak harus bersama dengan buah hati. Bersama dengan pasangan, wisatawan juga bisa melakukannya. Kebun binatang ini ada di Jalan Raya Singapadu, Batuan, Gianyar.

Lokasinya mudah ditemukan dan strategis. Untuk masuk ke sana hanya dikenai biaya Rp 110.000 saja untuk dewasa dan anak-anak Rp 85.000.

foto by jejakpiknik.com

Lokasi: Jalan Raya Legian Nomor 38, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Map: KlikDisini
HTM: –
Buka/Tutup: 24 jam
Telepon: –

Related Post

Leave a reply