Kemegahan Masjid Agung Jawa Tengah, Tidak Kalah dari Bangunan Luar Negeri

1328 views

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)merupakan tempat ibadah umat muslim yang sangat megah, berada di kota Semarang sebagai salah satu ikon ibukota propinsi. Secara geografis gedung ini didirikan di atas tanah seluas 10 hektar dengan bangunan utama untuk ibadah sholat seluas 8000 meter persegi.

Ruangan utama mampu menampung sekitar 15ribu jamaah. Arsitektur bangunan merupakan perpaduan antara gaya Jawa, Timur Tengah dan Eropa sehingga profil masjid memiliki akulturasi antara kebudayaan barat dan timur.

Masjid agung jawa tengah, foto: tempatwisatadaerah.blogspot.co.id

Interior bangunan utama mengambil gaya adat Jawa dengan pilar besar disertai ukir-ukiran sehingga menambah kecantikan ruangan. Pada beberapa pilar terdapat jam lemari dengan bahan kayu ukiran dan menjadi pelengkap hiasan ruangan.

Sementara pada langit-langit ruangan ditopang dengan bahan kayu tertata rapi seperti masjid Jawa pada umumnya. Di bagian depan dan sisi ruangan terdapat langit-langit dengan ukiran kayu warna putih bernuansa timur tengah dan semakin melengkapi keindahan ruangan.

Tulisan kaligrafi menghiasi dinding atas ruangan dengan kalimat-kalimat dari ayat suci Al Qur’an sebagai pedoman utama umat muslim. Sedangkan tempat imam di kelilingi ukir-ukiran kayu khas Jawa dan menempel pada dinding serta dibawahnya terdapat pilar marmer untuk mempercantik hiasan.

Suasana pada malam hari, foto: ikonikunik.com

Pada ujung lorong tempat imam terdapat sebuah ukiran kayu sebagai pembatas antara imam dan tembok. Di depan lorong imam juga biasa digunakan untuk mengumandangkan adzan ketika memasuki waktu shalat.

Semua pintu dan jendela menggunakan bahan kayu bernuansa klasik untuk melambangkan kondisi masa lalu masjid-masjid umat Islam di tanah Jawa. Tentu saja bentuk pintu dan jendela merupakan bagian dari filosofi umat Islam ketika berkembang di Jawa sejak dahulu dari zaman para wali.

Jendela memenuhi sisi ruangan berupa kayu tertata rapi secara terbuka untuk memperlancari sirkulasi udara. Dalam ruangan dekat pintu masuk terdapat Al Qur’an raksasa dengan ukuran 145 x 95 cm. Al Qur’an ini ditulis Drs. Khyatudin dari pondok pesantren As-Syariah, Kalibeber, Mojotengah Wonosobo.

Pemandangan dari ketinggian pada malam hari, foto: flickr.com

Selain itu, di sudut ruangan terdapat sebuah bedug besar berukuran panjang 310 cm berdiameter 220 cm yang dibuat oleh K.H Sobri dan para santrinya dari pondok pesantren Al-Falah, Tinggarjaya, Jatilawang kabupaten Banyumas.

Baca Juga  Hirup Udara Segar di Desa Wisata Watu Gunung Lerep Ungaran yang Masih Alami

Denah bangunan masjid terbagi 2 ruangan, yaitu lantai dasar dan lantai 1 atau ruang utama yang di gunakan untuk kegiatan sholat. Sementara lantai dasar digunakan untuk ruang tamu, ruang diskusi dan aula serta ruang informasi dan ruang takmir untuk badan pengelola masjid.

Pada lantai dasar terdapat ruang perluasan sholat dan bisa menampung 1000 jamaah. Lantai dasar juga digunakan sebagai tempat berwudhu para jamaah dan toilet untuk para pengunjung.

Ruangan utama, foto: javaloka.com

Bangunan eksterior juga sangat indah menggunakan atap mengambil gaya Jawa berbentuk kerucut segi empat seperti atap masjid Demak, namun puncaknya terdapat sebuah kubah besar berdiameter sekitar 20 meter.

Kubah di kelilingi 4 menara dan tinggi setiap menara  sekitar 62 meter sebagai simbol masjid yang bersifat universal serta bentuk persatuan dan kesatuan umat muslim.

Ketika masuk melalui gerbang utama di sebelah timur, para pengunjung disambut bangunan air mancur panjang terdiri dari 9 pancuran air. Tentu saja angka 9 merupakan representatif dari jumlah wali songo yang telah berjasa mengembangkan agama Islam di tanah Jawa.

Payung besar di halaman depan, foto: hidayatullah.com

Air mancur ini juga mengandung filososfi bahwa wali songo telah mengembalikan kepercayaan masyarakat Jawa tentang Tuhan yang Maha Esa. Selanjutnya bertemu halaman utama dengan lantai keramik yang sangat luas dan dinamakan plaza.

Setelah menaiki anak tangga, terdapat gapura berbentuk setengah lingkaran dengan tulisan Arab. Gapura ini dinamakan Al Qanatir yang memiliki arti megah dan bernilai. Gapura bergaya Timur tengah dan Eropa ini ditopang 25 pilar sebagai jumlah nabi dan rosul yang membimbing umat manusia.

Pada sisi gapura terdapat kalimat Jawa ditulis dalam bahasa Arab, Sucining Guno Gapuroning Gusti  artinya “Kemauan dan upaya yang tulus kepada ridha Allah.” Plaza memiliki luas 7500 meter persegi dan digunakan sebagai tempat perluasan untuk ibadah sholat serta mampu menampung 10 ribu jamaah.

Kemegahan yang dimiliki oleh masjid, foto: rentalmobilsemarang.top

Plaza ini didukung 6 payung elektrik untuk melindungi jamaah dari sinar matahari. Payung ini bisa membuka dan menutup secara otomatis seperti yang ada di masjid Nabawi, Arab Saudi. Lokasi ini disukai pengunjung sebagai spot terbaik untuk mengambil gambar dengan kamera untuk koleksi foto.

Baca Juga  Jernihnya Air di Kolam Renang Bukit Lerep Indah, Tempat di Ungaran yang Bisa Mengobati Sedihmu

Sementara di dekat tempat parkir terdapat sebuah menara utama masjid dengan tinggi 99 meter yang merupakan replika dari menara masjid Demak. Menara ini dinamakan Al Khusna Tower dengan angka ketinggian 99 sesuai dengan jumlah Asmaul Khusna.

Bangunan menara memiliki beberapa fasilitas dan fungsi berbeda untuk kepentingan masjid dan bagi pengunjung. Menara ini juga digunakan sebagai tower stasiun televisi dan radio resmi milik pengelola sebagai sarana informasi tentang Islam.

Banyakan jemaah yang datang, foto: facebook.com

Pada lantai dasar digunakan untuk stasiun radio sebagai sarana dakwah Islam yang dikelola oleh para remaja masjid. Untuk lantai 2 dan 3 digunakan sebagai museum kebudayaan Islam dan terbuka bagi pengunjung. Museum ini memiliki beberapa koleksi kitab suci Al Qur’an kuno berbahasa Jawa.

Selain itu terdapat beberapa diorama yang menggambarkan perjuangan umat Islam di tanah Jawa. Sedangkan di lantai 18 terdapat restoran yang berkapasitas 50 orang dan bisa berputar sehingga bisa melihat ke segala arah kota Semarang.

Lantai 19 digunakan sebagai menara pandang untuk menikmati keindahan beberapa wilayah di Semarang, seperti gunung Ungaran dan laut Jawa. Pemandangan dari menara sangat indah jika di lihat pada malam hari dengan gemerlap lampu-lampu kuning terdapat di gapura.

Pemandangan yang ada di sekitar, foto: duniamasjid.islamic-center.or.id

Selain itu, terdapat fasilitas teropong yang bisa digunakan para pengunjung dengan memasukkan uang koin Rp.1000. Dengan menggunakan teropong ini para pengunjung bisa melihat setiap sudut di kota Semarang dan bahkan pelabuhan Tanjung Mas bisa terlihat dengan jelas.

Menara mulai dibuka pagi hari dengan harga tiket masuk berbeda. Pada pukul 07.00-17.00 harga tiket Rp.7000 dan pukul  19.00-21.00 harga tiket Rp.9000.

Lingkungan di sekitar masjid terdapat padang rumput dengan  tanaman hias dan bunga berwarna-warni. Fasilitas tempat parkir sangat luas dan bisa menampung 30 bus, 700 mobil dan 700 motor. Fasilitas lainnya terdapat ruang belajar bagi semua orang yang ingin memperdalam ilmu agama.

Proses pembukaan payung, foto: javaloka.com

Selain itu, terdapat gedung perpustakaan 2 lantai dengan interior mewah sebagai sarana belajar. Terdapat fasilitas gedung serbaguna yang dinamakan Convention Hall berkapasitas 1000 orang yang bisa digunakan untuk resepsi perkawinan, seminar, acara keagamaan serta pentas seni kebudayaan Islam.

Baca Juga  Nikmati Waktu Santai Bersama Keluarga di Salib Putih Salatiga

Ada pula beberapa ruang kantor yang disewakan untuk masyarakat Semarang dan sekitarnya. Selain itu, terdapat bangunan yang memiliki 74 kios dan disewakan untuk umum. Ada juga sebuah kantor yang buka untuk melayani fasilitas kesehatan berupa bekam dan gurah serta pengobatan alternatif lainnya.

Hotel Dekat Lokasi Masjid Agung Jawa Tengah

Halaman depan, foto: rainbows-house.com

Masjid Agung Jawa Tengah juga menyediakan fasilitas penginapan bernama Graha Agung untuk memenuhi kebutuhan istirahat para pengunjung. Bangunan Graha Agung terletak di halaman depan menghadap pintu masuk utara.

Setiap kamar memiliki ruangan mewah dan luas berisi 5 tempat tidur dan bisa digunakan sebagai tempat istirahat pengunjung bersama rombongan. Tempat penginapan lainnya yang terdekat adalah Faustine Hotel yang ada di sebelah selatan sekitar 700 meter.

Alamat hotel di Jl.Gajah Raya no 88 Gayam Sari, Sambirejo dan untuk menuju masjid bisa ditempuh selama 6 menit. Hotel ini menyediakan 72 kamar dengan interior mewah dan fasilitas LCD TV serta kamar mandi air hangat. Tersedia 5 type rooms dengan harga dari Rp.369ribu sampai Rp.588ribu.

Sejarah Menara Masjid Agung Jawa Tengah

Salah satu daya tarik yang dimiliki, foto: wajahilmu.blogspot.co.id

Asal usul berdirinya MAJT merupakan perwujudan dari tanah wakaf masjid Kauman di Pasar Johar sebelah utara Simpang Lima. Menurut cerita dari pihak pengelola, pada awalnya tanah wakaf ini pernah ditukar, namun bisa kembali dan dibangun masjid dengan konsep tempat ibadah serta pariwisata.

Sebenarnya konsep bangunan sudah dirancang gubernur Jawa Tengah Bpk.Mardiyanto beserta jajarannya  tahun 2001. Namun mulai dibangun pada tanggal 6 september 2002 dan selesai pada tanggal 6 November 2006.

Lokasi yang menarik minat wisatawan adalah Menara Al Khusna karena memiliki beberapa fasilitas umum sebagai tempat untuk melihat keindahan kota Semarang. Pada awalnya menara ini digunakan untuk meletakkan pengeras suara sehingga suara adzan bisa terdengar sampai jauh.

Bagian dalam masjid, foto: maioloo.com

Selanjutnya fungsi menara bertambah sebagai sarana untuk melihat hilal ketika bulan puasa serta untuk meneliti gerhana bulan dan matahari. Fungsi menara semakin bertambah dengan adanya café atau restoran dan museum serta Stasiun TV dan Radio juga sebagai menara pandang bagi para pengunjung.

Sejarah Masjid Agung Jawa Tengah juga dimuat situs Wikipedia yang menulis artikel tentang biografi MAJT disertai beberapa photo serta peta berdasarkan Google Map. Bangunan MAJT termasuk dalam jajaran masjid agung termegah di Indonesia bersama masjid Agung yang ada di Brebes dan Klaten.

Lokasi: Jalan Gajah Raya, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50613
Map:
KlikDisini
HTM:
Rp.7000/Orang
Buka/Tutup:
08.00-21.00
Telpon:
(024) 6725412

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply