Lereng Kelir Semarang, Memandang Indahnya Ambarawa dari Sudut Yang Berbeda

1059 views

Berbicara mengenai destinasi wisata, Jawa Tengah memiliki berbagai obyek yang pantas dimasukkan dalam daftar lokasi tujuan liburan. Salah satu destinasi liburan di wilayah Jawa Tengah adalah Ambarawa. Sebenarnya, daerah ini adalah sebuah wilayah yang termasuk dalam bagian administrative Kabupaten Semarang.

Lereng kelir, foto: instagram.com/ahmadmudhofir35/

Letak Kecamatan Ambarawa adalah di sekitar Salatiga, Magelang, serta Ungaran. Daerah ini juga adalah suatu wilayah tempat penguburan camp Jepang. Di daerah ini juga terdapat suatu benteng pertahanan, Willem I. Ambarawa biasanya sangat terkenal dengan objek wisatanya seperti Rawa Pening dan Museum Kereta Api.

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, kota ini juga adalah salah satu saksi bisu perjuangan rakyat kita dalam mempertahankan kemerdekaan. Ambarawa juga adalah wilayah yang terkenal akan pemandangan alam elok di sekitarnya.

Lokasi Wisata

Keindahan sunrise, foto: instagram.com/gunawan.n.cahyo/

Berbicara mengenai destinasi wisata, Lereng Kelir adalah satu dari sekian banyak tempat wisata di Ambarawa. Sudah sejak lama daerah ini mendapatkan penghargaan serta kekaguman dari banyak pihak mengenai pemandangan alam. Namun, rupanya pembukaan Lereng Kelir sebagai tempat wisata baru saja dilakukan beberapa tahun belakangan.

Lereng Kelir terletak di Desa Brangkol, Kelurahan Jambu, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Banyak yang mengira bahwa Ambarawa adalah nama sebuah kota, namun sebenarnya ini adalah suatu kecamatan di Kabupaten Semarang. Letaknya cukup terpencil dan berada di antara gunung-gunung.

Pintu masuk, foto: instagram.com/ariffiin56/

Bila dilihat dari Google Maps, kita akan mengetahui bahwa Lereng Kelir terletak di sisi Barat Daya dari Rawa Pening. Bukit ini juga adalah suatu wilayah di sisi Barat Laut dari Gunung Merapi-Merbabu. Bila ingin mencapai lokasi ini, bisa melalui wilayah Ambarawa, Temanggung, ataupun Magelang.

Baca Juga  Kuy Ah! 67 Kuliner di Semarang Ini Lagi Hits Banget

Daya Tarik Wisata

Salah satu daya tarik yang ada, foto: instagram.com/vinakrni/

Ketika melihat dari pemandangan serta keindahan alam, tentu hal yang terpikirkan berikutnya adalah dengan menyimpan panorama tersebut dalam suatu foto atau video dokumentasi. Tidak sedikit pengunjung yang membawa camera untuk mengambil gambar panorama alam ini. Beberapa pengunjung juga menikmati berfoto bersama rombongan dengan latar pemandangan.

Pengalaman menarik berikutnya adalah latihan hiking, mendaki gardu pandang yang dibangun di atas dataran tinggi. Pengelola daerah wisata juga sudah memberikan fasilitas untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung untuk berfoto. Salah satunya adalah dengan membangun gardu pandang di puncak lereng. Melalui bangunan bambu ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan sekitar secara bebas serta dapat mengambil gambar secara wide angle.

Pemandangan pada malam hari, foto: instagram.com/wisatalerengkelir/

Di gardu pandang, pengunjung bisa berfoto, duduk santai, sambil mengagumi pegunungan Ungaran, hamparan hutan pinus serta dengan pantulan air dari Rawa Pening. Ketiganya dapat terlihat dengan jelas melalui Lereng Kelir. Namun karena hanya suatu bangunan yang terbuat dari bambu, tentu terdapat batasan pengunjung yang bisa berdiri di gardu pandang secara bersamaan.

Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung biasanya ingin untuk mengabadikan momen sunrise ataupun sunset. Tentu memandang keduanya dari ketinggian adalah momen yang tidak boleh terlewatkan. Selama perjalanan, pengunjung juga akan menikmati deretan hutan pinus dengan suasana sejuk dan indah. Berkas-berkas sinar matahari akan tampak dari selah-selah dedaunan.

Pemandangan waduk gajah mungkur dari ketinggian, foto: instagram.com/mambrenk/

Hiking yang sebenarnya adalah ketika pengunjung berjuang mendaki ke atas Lereng Kelir. Kira-kira perjalanan dari bawah hingga sampai di puncak adalah sekitar 2 jam pendakian dengan melewati beberapa basecamp. Tidak begitu lama namun tetap membutuhkan stamina, terutama bagi mereka, para newbie dalam pendakian. Rute perjalanan menuju puncak bisa dibilang cukup terjal dan tetap membutuhkan kehati-hatian.

Baca Juga  Mengapa Wisata PRPP Semarang Menjadi Destinasi Terbaik di Akhir Pekan?

Ketika mendaki, pastikan terlebih dahulu sudah makan. Disarankan juga untuk membawa bekal snack serta minuman karena akan sangat menolong. Tidak perlu membawa barang terlalu banyak karena akan menambah beban serta menyulitkan selama pendakian. Waktu 2 jam ini akan ditemani dengan pepohonan rindang dan udara sejuk khas pegunungan.

Keindahan alam sekitar, foto: instagram.com/gitatriwidyastuti/

Seperti disebutkan di atas, terdapat panorama serta keindahan hutan pinus di Lereng Kelir. Tepatnya adalah beberapa meter sebelum mencapai puncak Lereng Kelir. Di tempat ini pengunjung bisa sembari menikmati lukisan Gunung Ungaran.

Di kawasan Puncak Lereng Kelir biasanya juga digunakan oleh wisatawan untuk berkemah atau camping. Sekalipun tidak seluas bumi perkemahan pada umumnya, namun tanah lapang ini bisa dimanfaatkan untuk mendirikan tenda sembari mengawasi alam. Tanah datar serta luas di puncak Lereng Kelir bisa menampung sekitar 70-100 orang pengunjung.

Mendirikan tenda di wilayah ini tentu bisa sambil menikmati pemandangan kota-kota di bawah pada malam hari akan membawa pengalaman tersendiri bagi pengunjung. Udaranya sudah cukup dingin karena terletak di ketinggian.

Fasilitas Wisata dan Harga Tiket Masuk

Jembatan pandang, foto: instagram.com/pangeran_ilyazt_gokil/

Berbicara mengenai tarif retribusi wisata, biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati keindahan Lereng Kelir tidak mahal. Pengelola wisata memberikan harga tarif berdasarkan hari. Ketika hari biasa/weekdays maka harga tiket masuknya adalah Rp5.000 sementara ketika weekend seharga Rp7.000.

Melihat harga yang diberikan oleh pengelola wisata, tentu semua kalangan masyarakat bisa dengan bebas menikmati pemandangan indah Nusantara. Harga tiket masuk yang murah belum tentu menjadi pertanda bahwa fasilitas wisata tersebut kurang menarik. Justru sebaliknya, pengunjung bisa menikmati keragaman budaya serta pesona pariwisata Indonesia.

Jalan yang harus di lalui, foto: instagram.com/alitsinyo/

Sebagai tambahan saran, berkunjunglah ketika masa-masa kemarau atau tidak banyak hujan. Kondisi ini akan lebih memudahkan bagi wisatawan yang baru saja belajar mendaki untuk menikmati pemandangan serta perjalanan menuju puncak Lereng Kelir. Namun, ketika ingin datang pada masa penghujan, pastikan untuk membawa mantel serta sepatu anti air.

Baca Juga  Candi Gedong Songo Semarang, Berlibur Sambil Menilik Peninggalan Sejarah Bangsa Kita

Lereng Kelir adalah salah satu dari sekian banyak bukti dimana social media dan internet bisa mendukung pariwisata daerah. Keindahan yang awalnya tersembunyi dalam suatu kotak, kini mulai bisa muncul dan dinikmati oleh berbagai kalangan karena adanya informasi. Kondisi ini layak untuk dipertahankan serta ditingkatkan.

Salah satu fasilitas yang ada, foto: instagram.com/obettprb/

Selain hal tersebut diatas, ketika berkunjung dan menikmati pemandangan, tetaplah waspada serta menaati aturan, terutama ketika sedang hiking. Terdapat beberapa tebing terjal serta tinggi yang cukup berbahaya di Lereng Kelir. Bila tidak benar-benar yakin dengan keamanan tanah atau daerah yang dipijak, sangat disarankan untuk tidak nekad melangkah.

Tetaplah menjaga kebersihan serta merawat ekosistem alam. Pastikan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ketika bermaksud mengadakan api unggun pun, pastikan agar api tidak sampai membakar tumbuh-tumbuhan serta vegetasi yang ada. Jaga juga agar puntung rokok tidak bertebaran di kawasan Lereng Kelir dan memicu api.

Salah satu tempat foto favorit, foto: instagram.com/aguest_exciter17/

Demikianlah sedikit artikel mengenai destinasi wisata di Semarang. Masih banyak obyek wisata lain seperti Banyubiru, Bedono, Wonokasihan, serta beberapa wilayah sekitar Kab. Semarang yang bisa dieksplore. Silakan siapkan kopi atau teh sambil melihat peta beserta dengan kalender. Siapkan jadwal keberangkatan anda, karena pengalaman satu ini jelas tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Akses menuju lokasi, foto: instagram.com/rosa_glow/

Lokasi: Dusun Gertas, Brongkol, Jambu, Semarang, Central Java. Kode pos: 50663   
Map:
KlikDisini
Buka/Tutup: 05.00-18.00

HTM:
Rp.5.000/Orang
Telepon:

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply