Ajak Teman Uji Nyali di Tempat Paling Angker Nomor Dua Se-Asia, Lawang Sewu Semarang

703 views

Bagi masyarakat Indonesia pencinta wisata pasti tak asing dengan bangunan ini. Bangunan bersejarah sekaligus dinobatkan sebagai bangunan paling angker nomor dua menurut Local Guide – Google di tahun 2017.

Kisah ini muncul karena sayup-sayup cerita kekejaman tentara Belanda dan Jepang serta saksi bisu perlawanan pemuda melawan penjajah. Walau bukti otentik kekejaman belum ada, tapi banyak masyarakat yang telah meyakininya.

Sejarah Lawang Sewu

Lawang Sewu, foto: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Lawang Sewu diambil dari bahasa Jawa dengan kata Lawang yang artinya pintu dan Sewu berarti seribu. Oleh sebab itu, secara istilah berarti bangunan yang memiliki seribu pintu.

Berdasarkan data hanya ada 429 jumlah pintu. Namun tiap pintu memiliki daun pintu lebih dari 1.200. ini karena beberapa pintu memiliki dua sampai empat daun pintu. Letak gedung ini memiliki alamat Jalan Tugu Muda, Sekayu, Semarang, Jawa Tengah.

Bangunan ini awalnya dibangun untuk keperluan Kantor Pusat NIS. Pembangunan dimulai pada tahun 1904. Awalnya kegiatan NIS dilakukan di tempat lain tapi seiring perkembangan perkeretaapian semakin meningkat, membutuhkan banyak pekerja. Ini pula latar belakang pembangunan bangunan yang memiliki arsitektur art-deco.

Pemandangan dari tugu perjuangan, foto: wisataterindah.net

Rancangan bangunan dipercayakan oleh arsitek yang berdomisili di Amsterdam, Prof. Jacob F. Klinkhamer dan Bj. Queendag. Mereka terlebih dahulu membuat gambar vector. Gambar tersebut dibawa ke Semarang untuk dimintai persetujuan.

Pembangunan gedung memakan waktu sekitar 3 tahun. Tak langsung dibangun semua bagian. Awalnya hanya bangunan percetakan dan bangunan penjaga.

Baru pada 1916 sampai 1918, ditambah jumlah bangunannya dan ruangan. Gedung ini juga menjadi saksi pertempuran antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) melawan Jepang.

Cerita Misteri yang Beredar

Salah satu spot favorit, foto: wisatapedi.com

Tak hanya satu atau dua orang bercerita sampai mengalami sendiri kejadian mistis di Lawang Sewu. Ada pula yang menyebutkan lokasi ini sebagai rumah bagi makhluk dunia lain. Kebenaran akan cerita ini masih dipertanyakan.

Baca Juga  Rawa Pening Ambarawa Semarang, Destinasi Wisata yang Terlupakan

Ini karena tak ada bukti otentik dari kisah mistis tersebut. Selain cerita mistis, banyak pula beredar mitos-mitos yang diyakini masyarakat setempat.

Menurut isu yang tersebar, hampir di setiap bagian gedung terdapat makhluk astral. Bahkan ada ruangan paling angker dari gedung ini, yaitu Sumur Tua, Penjara Jongkok, Ruang Penyiksaan, Lorong, serta Penjara Berdiri. Di situlah disinyalir sering ditemukan penampakan.

Salah satu ruangan yang ada di dalam, foto: brilio.net

Sumur tua ini sebenarnya terletak di halaman Lawang Sewu. Sumur tersebut selalu dikunci, tak pernah dibuka. Tapi dari situ terdengar suara kesakitan, menangis, sampai ketakutan.

Ada lorong yang mengarah ke penjara serta bungker yang disebut sebagai lorong hantu. Menurut masyarakat, di lorong berhantu ini Anda bisa melihat banyangan berbentuk manusia dengan mata hijau menyala sambil berjalan dengan merangkak. Asalkan posisi Anda berdiam dan jongkok.

Salah satu daya tarik yang dimiliki, foto: kemdikbud.go.id

Tak hanya itu, saat Anda memasuki gedung ini akan masuk melalui pintu besar menuju ruang utama. Banyak yang mengalami atau melihat penampakan seperti tangan hitam besar, bayangan putih menembus dinding, sampai wajah pocong yang rusak.

Selanjutnya di ruang penjara berdiri. Pada jaman dulu, tempat ini digunakan sebagai penampungan para tahanan. Mereka dimasukkan ke dalam tempat ini sampai berdesak-desakkan. Tak sedikit dari mereka meninggal dunia di tempat.

Kondisi sebelum di renovasi, foto: brilio.net

Sedangkan penjara jongkok mempunyai fungsi sama, menahan para tawanan. Bedanya, penjara jongkok adalah ruang tahanan dengan tinggi tak lebih dari 1 meter. Mereka dimasukan ke sini dan dipaksa berjongkok lalu diisi air sampai seleher. Banyak dari mereka akhirnya meninggal di tempat.

Baca Juga  Ingin Mengunjungi Tempat Menyejukkan dan Menarik di Bawen? Kampoeng Kopi Banaran Solusinya

Lawang Sewu memang menarik bagi siapa saja yang menyukai misteri. Tak hanya di Lawang Sewu, ada banyak bangunan lain di Indonesia, seperti Cirebon, Banteng dan Malang yang memiliki bangunan angker.

Rute Menuju Lawang Sewu dan HTM

Kondisi pada jaman dulu, foto: tabloidwisata.com

Jangan khawatir tersesat jika mengunjungi Lawang Sewu. Ini dikarenakan bangunan ini memiliki denah gedung beserta informasi detail. Anda tinggal mengikuti denah dan tak akan tersesat.

Bangunan yang memiliki banyak history dan ghost ini buka dari jam 7 pagi dan tutup pada pukul 9 malam. Lokasi Lawang Sewu pun cukup mudah ditemukan dan tak jauh dari Simpang Lima.

Anda bahkan akan melewati gedung ini dulu sebelum sampai ke Simpang Lima. Berbekal peta atau google maps juga bisa bila Anda menggunakan kendaraan pribadi.

Suasana pada malam hari, foto: tabloidwisata.com

Untuk masuk ke tempat ini, ada harga tiket masuk yang dikenakan. Anak-anak akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 sedangkan orang dewasa sebesar Rp 10.000.

Tak hanya itu, Anda bisa masuk ke ruang bawah tanah, dimana sering ditemukan makhluk astral. Akan tetapi diperlukan biaya tambahan sebesar Rp 30.000. Anda pun bisa menyewa guide untuk menceritakan setiap sudut dari bangunan ini dengan harga mulai Rp 30.000.

Sisi Lain Lawang Sewu

Keindahan halaman utaman, foto: pegipegi.com

Dibalik cerita mistis, penampakan hantu, sampai wisata adu nyali bagi beberapa orang, bangunan ini memiliki pesona bagi pecinta fotografi. Hampir di setiap sudut gedung sangat menarik untuk diabadikan dalam kamera.

Bahkan ada beberapa orang menjadikan bangunan ini sebagai latar foto pre-wedding mereka. Baik malam maupun siang hari, pesona eksotis bangunan yang perlu dilestarikan ini memang tak terbendung.

Baca Juga  Ingin Nongkrong Asyik di Semarang Hingga Malam? Jalan Pahlawan Semarang Tempatnya

Apalagi renovasi sudah dilakukan sehingga gedung ini tampak lebih bersih dan tidak seangker itu. Kemudian penambahan lampu di beberapa titik lokasi menjadikan keeksotisan Lawang Sewu semakin baik. Apalagi jika gambar yang diabadikan kamera dijadikan wallpaper di handphone Anda.

Prosesi renovasi gedung, foto: tripadvisor.com

Saat ini, Lawang Sewu dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia. Kemudian ada proses revitalisasi beberapa tahun lalu. Dikarenakan bangunan ini berusia sudah sangat tua.

Walaupun direnovasi, bentuk asli gedung ini tak dihilangkan. Hanya mengecat dinding, serta perbaikan bagian gedung yang usang. Pada 5 Juli 2011, akhirnya Lawang Sewu diresmikan sebagai tempat wisata setelah mengalami renovasi.

Berbagai stasiun tv pun menggunakan setting-an lokasi ini. Ada pula film Lawang Sewu: Dendam Kuntilanak yang dibesut di lokasi ini. Film ini dibintangi oleh Talita Lathief, Marcell Darwin, Tsania Marwa, Bunga Jelita, dan banyak lagi. Anda bisa menonton full movie nya di youtube.

Salah satu ukiran kaca, foto: demasryan.com

Tak hanya itu, ada juga seorang biduan pantura yang bernama Ellisabeth Resa Novitasari. Ia menggunakan nama panggung Reza dan menambahkan kata Lawang Sewu di belakangnya. Ada banyak videonya yang beredar di youtube.

Ia terkenal dengan jogetnya yang hot dengan latar lagu oplosan. Lagu yang suka dinyanyikannya adalah Suamiku Nakal Lagi, Wedi Karo Bojomu, Ada Rindu, Ngidam Pentol, Asmara, Edan Turun, dan Aku Bukan Hidangan.

Menariknya, adalagi penyanyi yang menyanyi lagu dengan judul Lawang Sewu. Ia adalah Suliana. Semua lagunya bisa Anda nikmati dalam format mp3.

Keindahan pemandangan dari ketinggian, foto: tempatwisataindonesia.id

Lokasi: Kompleks Tugu Muda, Jalan Pemuda, Sekayu, Semarang, Jawa Tengah 50132
Map: KlikDisini
HTM: Rp.10.000 /Orang
Buka/Tutup: 07.00-21.00
Telepon: –

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply