Ingin Merasakan Sensasi Wisata Berbeda di Malang? Kunjungi Hutan Kota Malabar

552 views

Ada banyak wisata di Indonesia yang dapat kita temukan. Sepertinya tidak perlu jauh-jauh hingga ke luar negeri karena, di negara kita masih banyak wisata menarik.

Salah satu kota dan menjadi destinasi wisata sayang dilewatkan adalah Malang. Malang merupakan sebuah kabupaten di Jatim dan mempunyai letak geografis menarik sehinga banyak objek wisata alam di sini.

Hutan Kota Malabar, foto: metrotvnews.com

Sayangnya dengan berjalannya waktu, ada begitu banyak bangunan gedung didirikan di atas lahan hijau. Dengan semakin sempitnya lahan terbuka hijau, udara sejuk di Malang terasa menjadi semakin panas.

Untung masih banyak tempat ruang terbuka hijau, dapat digunakan penduduk di sana. Wisatawan luar kota pun juga bisa melakukan liburan dengan biaya terjangkau.

Hutan Kota Malabar merupakan salah satu objek wisata yang berada di pertigaan Jl Malabar serta Merbabu, Malang. Taman kota ini digunakan untuk menyeimbangkan udara di Malang sehingga tidak terlalu panas serta kotor terkena polusi kendaraan.

Tempat wisata ini mempunyai luas kurang lebih 16.718 meter dan di tengah hutan terdapat kolam air dengan berbagai macam manfaat.

Papan sejarah berdirinya hutan, foto: diariosdegestao.wordpress.com

Tempat rekreasi ini dapat digunakan untuk piknik karena nuansanya begitu teduh dan tenang dan bisa membuat suasana hati menjadi damai dan tenang. Berwisata di sini juga bisa menjadi sarana edukasi karena banyaknya tanaman serta pepohonan dengan beraneka spesies.

Hawa Sejuk Hutan Kota Malabar

Hijaunya pepohonan di sekitar hutan, foto: aktual.com

Saat masuk di area ini, kita akan merasakan hawa sejuk, adem. Bahkan terdengar kicauan burung liar di sini. Tempat ini pepohonannya juga sangat lebat, sehingga jika Anda Duduk di bawah pohon bisa terasa hawa sangat segar. Hutan ini berada di tengah kota, sehingga masyarakat atau wisatawan pun bisa dengan mudah datang untuk berkunjung.

Baca Juga  Ingin Berwisata di Tempat yang Menyegarkan? Singgah ke Pemandian Air Panas Cangar Malang

Sejarah zaman dulu, hutan ini memiliki nama Kebon Rodjo dan kemudian sesudah diresmikan diganti nama dengan nama Hutan Kota Malabar. Peresmian hutan ini tahun 2016. Ruang terbuka hijau dan dapat menghasilkan cukup banyak oksigen ini memiliki fungsi menjadi wahana edukasi lingkungan, kesehatan dan rekreasi. Saat berwisata di area tersebut, suasana nyaman akan terasa karena tersedia jalanan paving sudah mengitari lingkungan hutan.

Hunting Foto di Hutan Kota Malabar

Papan pemberitahuan, foto: suryamalang.com

Bila Anda memiliki hobi berfoto, di sini kita dapat sebebas mungkin mengabadikan pemandangan yang cantik serta menawan dari panorama yang begitu elok di sekitar hutan. Pohon yang lebat serta asri memberi kesan alami serta mempesona. Dengan latar belakang air terjun, di sini juga terdapat jalanan berpaving.

Pemandangan ini sepertinya akan sayang untuk dilewatkan. Kita bisa menggunakannya untuk memperbanyak koleksi foto di media sosial. Tak cukup itu, membuat video vlog pun juga akan menarik di sini. Kebanyakan pengunjung singgah di tempat rekreasi murah meriah ini hanya ingin berfoto dan sesegera mungkin memasukkannya di media sosial.

Semakin Dipercantiknya Hutan Kota Malabar

Banyaknya pengunjung, foto: newshub.id

Dengan berjalannya waktu, untuk mempertahankan keberadaan hutan ini. Secara bertahap, kurang lebih tahun 1999/2000, Pemerintah Malang mulai serius untuk membenahi lokasi ini dan terus menambah pohon penghijauan sebanyak 500 bibit. Bibit tersebut terdiri dari berbagai macam pohon. Nama-nama pohon juga terpampang rapi sehingga siapa saja yang berkunjung dapat langsung berkenalan dengan pohon di sana.

Untuk penanaman pohon ini, bukan hanya dilakukan oleh Pemkot, masyarakat serta perguruan tinggi. Tetapi pihak swasta seperti PT. Amerta Indah Otsuka juga ikut menanam banyak jenis pohon yang sekarang ini sudah dihuni hinga 1500 pohon.

Baca Juga  90 Restoran Murah di Surabaya ini Dapat Dijadikan Pilihan Untuk Merayakan Ulang Tahun

PT. Amerta Indah Otsuka juga ikut memperbaiki serta mempercantik fasilitas di lokasi hutan ini. Sekarang, suasana hutan menjadi semakin menarik dan sangat cocok sebagai salah satu destinasi wisata yang berada di Malang. Selain suasana teduh dan rindang, kita bisa bersantai, jogging foto-foto dan yang lainnya.

Rute Jalan Hutan Kota Malabar

Pemandangan yang ada di sekitar, foto: wikimapia.org

Lokasi wisata ini sebetulnya cukup strategis. Lokasinya tak jauh dari pusat kota. Dari alun-alun Malang, kita hanya perlu memacu kendaraan di arah utara, belok kiri ke Semeru. Jika sudah sampai di perempatan sebelum ujung jala, belok kiri ke arah Merapi dan lurus hinga ke lokasi hutan.

Kita bisa memilih, ingin menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan kendaraan umum. Banyak alat transportasi umum yang bisa Anda manfaatkan seperti angkot, ojek dan bis. Di Malang juga banyak persewaan mobil.

Pepohonan yang ada di dalam, foto: sindonews.ne

Jika masih bingung untuk sampai di tempat rekreasi, kita bisa memanfaatkan Google Map dari gadget yang digunakan. Ikuti arah ditunjukkan oleh Google map, kita bisa menemukan jalan paling tepat dan cepat dari sini.

Tiket Masuk

Lokasi Hutan Kota Malabar, foto: tripadvisor.com

Harga tiket masuk untuk memasuki kawasan hutan ini cukup murah, kita hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 2.000 saja. Untuk jam buka, hutan ini tidak memiliki jam buka khusus. Wisata ini dibuka selama 24 jam tiap harinya. Tetapi, biasanya ramai ketika pagi dan juga sore hari.

Fasilitas Objek Wisata

Jalan di dalam hutan, foto: poskotanews.com

Fasilitas di tempat rekreasi ini belum terlalu lengkap, tetapi ada beberapa fasilitas yang disediakan pemerintah untuk pengunjung. Fasilitas tersebut adalah:

  • Tempat parkir. Tempat parkir memadai serta lumayan luas dapat mengakomodasi kendaraan pribadi yang dibawa pengunjung. Kita tidak perlu cemas, akan kehabisan lahan parkir, biaya parkirnya pun
  • Toilet umum. Toilet umum di sini sebenarnya tidak banyak, tetapi setidaknya tetap disediakan, sehingga pengunjung yang mencari kamar mandi tak perlu.

Pintu masuk ke dalam hutan, foto: kompasiana.com

  • Warung serta tempat makan. Keluar dari hutan kota ini, kita bisa dengan mudah menemukan banyak warung dan tempat makan dengan dagangan makanan lokal atau makanan lain dengan harga cukup
  • Jalanan paving. Jalanan paving di sekitar hutan sengaja dibuat sehingga wisatawan mudah berjalan-jalan santai tanpa harus menginjak tanaman. Track ini digunakan untuk masyarakat
  • Gazebo. Terdapat beberapa gazebo sengaja di bangun sehingga pengunjung dapat bersantai atau menikmati bekal minuman dan makanan dari rumah sembari menikmati pemandangan dan hawa dingin Malang.
    Wisata Lainnya di Malang

Fasilitas ada di tempat wisata, foto: kompasiana.com

Bila hanya mengunjungi satu wisata sepertinya kurang menarik, kita bisa mengunjungi wisata lain seperti Pantai Balekambang. Pantai ini seperti Tanah Lotnya Malang. Tapi, pemandangan di sini juga tidak kalah dengan Tanah Lot di Bali. Kurang lebih 57 km dari Malang.

Baca Juga  Bendungan Karangkates Malang, Ini Sejarah dan Misteri Dibalik Pesona Keindahannya

Ada lagi wisata lainnya seperti omah kayu. Pemandangan sangat menarik bisa kita dapatkan di lokasi ini. Lokasi ini cocok bagi Anda untuk mencari ketenangan, kesejukan. Penginapan ini sangat unik dan terletak di perbukitan. Untuk menginap di lokasi ini estimasinya Rp 250.000 per malam.

Daya tarik yang dimiliki oleh hutan kota, foto: malangtimes.com

Lokasi: Jalan Malabar, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
Map: KlikDisini
HTM: Rp.2000/Orang
Buka/Tutup: 05.00 – 18.00
Telepon: –

0/5 (0 Reviews)
Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply