Menjelajah Keindahan Negeri Diatas Awan Goa Kreo Gunungpati Semarang, 12 Gambar ini Buktinya

2952 views

Goa Kreo adalah sebuah tempat wisata yang ada di kota Semarang yang tidak hanya mudah diakses namun unik. Di tempat wisata ini dihuni ratusan ekor kera dari ukuran yang biasa saja sampai yang besar sekali. Selain itu, Goa Kreo masuk dalam kawasan wisata Waduk atau Bendungan Jatibarang yang juga menawarkan beberapa fasilitas wisata.

Goa kreo, foto: instagram.com/_widia870

Ketika Anda datang ke Tempat wisata yang berada di Jl. Raya Goa Kreo, Kel. Kandri sangat disarankan jangan membawa sesuatu yang berlebihan baik makanan atau barang bawaan. Kera-kera disini akan langsung menyambar makanan atau sesuatu yang dianggapnya menarik.

Ketika berjalan dari pintu masuk sampai ke Goa jangan sekali-sekali menenteng makanan atau minuman karena pasti langsung direbut sama kera-kera tersebut. Kera-kera ini bahkan tidak menyerah sedikitpun, Anda akan jadi sasaran mereka hingga makanan atau minuman tersebut berhasil diambilnya.

Jembatan yang ada di sekitar, foto: instagram.com/wisnudnugroho

Bahkan, makanan ataupun minuman yang disimpan dalam tas pun tak luput dari incaran mereka karena beraroma menyengat. Selain itu, benda-benda yang menarik contohnya perhiasan, kacamata, dan juga topi yang biasa menjadi target mereka. Jadi, Anda perlu berhati-hati saat berkunjung kesini jika tidak mau dikejar-kejar para kera.

Jika menjelajah kedalam goa, semakin dalam semakin sempit dan kegelapan menutupi seluruh isi goa. Sekitar 10 meter kedalam terdapat patung (fosil) binatang harimau. Semakin naik keatas, Anda akan disuguhkan lokasi berfoto keren-keren. Disamping itu banyak sekali festival yang juga pernah diadakan di Goa Kreo seperti festival durian, layang-layang, dsb.

Alamat dan Rute Jalan Menuju Goa Kreo Semarang

Keindahan sunset, foto: instagram.com/semarangpediacom

Lokasi Goa Kreo terletak di Dukuh Talun Kacang, Kel. Kandri, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Akses untuk sampai kemari tidak sulit atau jika Anda dari luar Semarang dapat melihat denah/ peta kota Semarang atau ikuti rute jalan berikut ini. Jarak tempuh dari pusat kota Semarang sampai di kelurahan Kandri sekitar 13 kilometer.

Baca Juga  Wisata Alam Seru Sambil Ngopi di Pondok Kopi Umbul Sidomukti, Berikut 12 Foto dan Ulasan Menariknya

Jika Anda datang dari daerah atas seperti Salatiga atau Ungaran, arahkan kendaraan menuju kalibanteng. Bagi yang kurang tahu dapat melihat di google maps, posisi Anda di mana dan tujuannya.

Akses pertama menuju Goa Kreo adalah melalui Kalibanteng. Gunakan rute jalan menju ke Jl. Abdul Rahman Saleh dan ikuti saja terus jalannya hingga sampai di Gunung Pati. Ketika telah sampai di Ds. Sadeng, Anda akan melihat pintu gerbang dengan tulisan Desa Wisata Kandri.

Pintu masuk menuju lokasi, foto: instagram.com/anggraenid.agita/

Jika sudah sampai dipintu tersebut, belok saja ke kanan dan Anda telah sampai di lokasi wisata Goa Kreo. Bagi yang suka bersepeda dengan track jalan turun naik, jalanan di area wisata Goa Kreo ini mungkin akan jadi favorit Anda.

Ada sebuah rute jalan alternatif yang dapat Anda gunakan untuk sampai di Goa Kreo yaitu lewat UNNES (Universitas Negeri Semarang). Pilih rute jalan dari kawasan Rusunawa atau tempat tingga mahasiswa bidikmisi, kemudian ikuti saja terus hingga ketemu pertigaan sedikit nanjak.

Banyaknya pengunjung yang datang, foto: instagram.com/khaznady/

Pilih sisi kiri dan lurus ikuti saja jalannya hingga tiba di pasar Gunung Pati. Pilih yang mengarah ke Kalibanteng namun jika lihat plang petunjuk jalan tulisannya ‘Semarang’, dari pasar sampai tujuan kurang lebih membutuhkan waktu 15 menitan.

Informasi Harga Tiket Masuk Wisata Goa Kreo Semarang Terbaru

Monyet yang ada di sekitar, foto: instagram.com/aryay22/

Lokasi tepatnya berada di perbukitan Krincing Dukuh Talun Kacang, Kelurahan Kandri Kecamatan Mijen. Buka dari jam 6 pagi dan tutup jam 6 sore. Berapa info htm Goa Kreo sekarang? Cukup membayar tiga ribu rupiah dan jasa parkir motor sebesar seribu rupiah.

Baca Juga  Lereng Kelir Semarang, Memandang Indahnya Ambarawa dari Sudut Yang Berbeda

Fasilitas dalam Goa Kreo diantaranya parkir luas, tempat makan, mck, gazebo atau bangku duduk, spot foto jatibarang. Ada juga rumah bambu dan balon udara yang juga sangat terkenal. Belakangan, tempat wisata goa kreo semakin populer karena ada spot kekinian kesukaan anak muda jaman sekarang yaitu negeri atasa awan.

Set awan ditata sedemikian rupa sehingga nampak bahwa kita benar-benar diatas awan sangat digemari para wisatawan. Pengunjung yang datang semakin meningkat setelah ada fasilitas baru.

Memberi makan monyet, foto: instagram.com/listya_londo/

Setelah negeri atas awannya sangat hits, pihak pengelola tempat wisata ini juga membuat setting tempat salju. Layaknya berada di hamparan salju asli ketika berada disini. Tentunya hal ini tidak akan disia-siakan bagi penggiat medial sosial. Hasil jepretan foto keren seperti ini belum tentu bisa ditemui dengan mudah.

Kebanyakan yang mengambil gambar disini anak-anak muda. Mereka kemudian memposting foto-foto tersebut dengan menyertakan tag lokasi. Dari satu postingan dan bertambah membuat pengunjung yang datang ingin melihat dan menikmati spot baru di Goa Kreo ini meningkat terus.

Sejarah Legenda Misteri Goa Kreo Semarang

Berfoto ala perempuan jepang, foto: instagram.com/ulfianaayu/

Menurut cerita yang berkembang dari jaman dulu, Goa Kreo memiliki hubungan dengan asal mula Jatingaleh, kel. Bukit Gombel, Semarang. Alkisah, seorang Wali 9 bernama Sunan Kalijaga memiliki kemampuan bicara dengan tumbuhan dan hewan. Konon menurut mitos bahkan tumbuhan yang diyakini dapat pindah tempat.

Suatu ketika, beliau ingin mencari kayu jati tujuannya adalah membuat saka untuk Masjid Agung Demak. Menariknya pohon jati di Bukit Gombel lenyap atau pindah lokasi. Itulah kenapa nama daerah tersebut ‘Jatingaleh’ (bahasa jawa ‘jati ngaleh’ artinya’ jati yang berpindah’).

Baca Juga  Nikmati Waktu Santai Bersama Keluarga di Salib Putih Salatiga

Menyaksikan lenyapnya pohon jati tersebut, kemudian Sunan Kalijaga mencari dan menemukannya didaerah yang kini bernama Goa Kreo. Ternyata letak pohon jati lumayan sulit diraih beliau.

Berfoto di replikasi balon udara, foto: instagram.com/semarangpediacom/

Sunan Kalijaga akhirnya bertapa dalam goa dan dihampiri 4 ekor kera berwarna warni. Mereka memiliki bulu warna merah, kuning, putih dan hitam. Ternyata 4 kera tersebut hendak membantu hajat Sunan Kalijaga mengambil pohon jati. Sunan menyetujui bantuan kera-kera dan berhasil diperoleh kayu jatinya.

Ketika Sunan Kalijaga akan membawa kayu jati ke Demak bersama teman-temannya. 4 kera tersebut ingin turut serta. Namun, beliau agak berat menerima maksud para kera karena mereka bukanlah manusia. Akhirnya, beliau meminta keempat kera untuk ‘ngreho’ yang artinya menjaga kawasan hutan dekat goa.

Serunya berfoto dengan boneka panda, foto: instagram.com/jateng_update/

Dari kata ngreho itulah nama kreo diambil. Selain keindahan alam dan kenyamanan tempat, keunikan lain adalah kisah bersejarah dan ratusan kera-kera yang hidup tapi tetap menjadi satwa dilindungi.

Jatibarang

Salah satu daya tarik dari tempat wisata, foto: instagram.com/jogjajateng/

Anda juga dapat berkeliling Bendungan Jatibarang menggunakan speedboat dengan biaya sebesar Rp. 100.000. Satu speedboat dapat menampung 4 penumpang. Telah tersedia pemandu dan juga peralatan seperti jaket pelampung. Pemandangan di area waduk ini begitu indah sehingga Anda tidak akan menyesal jika mencobanya.

Di Indramayu, Jawa Barat juga ada Jatibarang. Namun Jatibarang adalah sebuah pasar dan kebetulan pernah mengalami kebakaran. Namun, tidak sampai memakan korban jiwa. Syukurlah waduk Jatibarang Semarang belum dan jangan sampai terjadi hal-hal tidak baik.

Pemandangan dari atas jembatan, foto: instagram.com/wisnudnugroho/

Lokasi: Jl. Raya Goa Kreo, Kandri, Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50222
Map: KlikDisini
HTM: Rp.3000/Orang
Buka/Tutup: 06.00–18.00
Telepon: 0852-9179-4931

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply