Goa Gajah, Objek Wisata di Bali yang Penuh dengan Sejarah

984 views

Alamat: Desa Bedulu, kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali
HTM: Rp. 15.000
Jam buka/tutup: 08.00 hingga 17.00
Map: KlikDisini

foto by instagram.com/nainambhargava/

Salah satu objek wisata yang terkenal di Bali adalah Goa Gajah. Wisata Goa Gajah ini terletak di Ubud. Objek wisata yang satu ini merupakan objek wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan.

Tempat wisata yang satu memang selalu ramai dikunjungi para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Karena banyaknya wisatawan yang berminat berkunjung ke Goa Gajah membuat banyak jasa tour yang menyediakan jasa untuk siap menemani mereka berkeliling ke Goa Gajah.

Sejarah Goa Gajah

Setiap tempat wisata pastinya memiliki historinya sendiri, salah satunya tentang Goa Gajah. Objek wisata Goa Gajah memiliki sejarah yang menarik.

foto by instagram.com/lulu.luhanna/

Konon, Goa gajah berasal dari kata “Lwa Gajah” yang memiliki arti “Lwa” berarti sungai dan gajah yang artinya Wihara yang digunakan untuk tempat pemujaan para Biksu umat agama Budha.

Sedangkan makna dari kata “Lha” Gajah sendiri jika diartikan secara luas adalah tempat bertapanya para Bhiksu aga Budha yang terletak di tepi sungai.

Kata Lwa Gajah sendiri ditemukan di sebuah lontar Negarakertagama yang dibuat oleh Mpu Prapanca sekitar tahun 1365 Masehi.

Gua Gajah yang dahulu digunakan sebagai tempat beribadatan ini penemuannya dilakukan oleh seorang pejabat berkebangsaan Hindia Belanda LC. Heyting di Ubud, Bali.

foto by instagram.com/hisside_herside/

Archa Ganesha pun ditemukan di lokasi ini pada kisaran tahun 1923, selain itu arca yang ditemukan juga antara lain archa Trilingga serta Arca hariti yang segera pada waktu itu dilaporkan pada pemerintah Hindia Belanda.

Informasi yang diperoleh berdasarkan laporan tersebut langsung dilanjutkan oleh Dr. WF. Stuterhiem yang kemudian oleh Dr, Stuterhem dilakukan penelitian lebih lanjut pada tahun 1925.

Baca Juga  Enjoy Shopping, Bermain dan Santap Lengkap di Mal Bali Galeria

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tidak didapatkan informasi apapun di tahun penelitian 1925. Namun ketika dilakukan penelitian di tahun 1950, 25 tahun setelah penelitian pertama Dinas Purbakala bali setelah melalui seksi Pembangunan Purbakala melakukan penelitian ulang kembali.

foto by instagram.com/1001langkah/

Penelitian pada waktu itu dipimpin langsung oleh peneliti yang berasal dari kebangsaan Belanda yakni J.L Krijgman.

Setelah lama melakukan penelitian, akhirnya diputuskan pada skala waktu 1954-1979 dilakukan penggalian dan membuahkan hasil yaitu ditemukannya tempat pentirtaan lama dengan terdapat enam buah patung perempuan yang memiliki pancuran air di dada.

Mitos pancuran Air Goa Gajah di Ubud Bali

Nah, setelah Anda tahu bagaimana sejarah dari Goa Gajah. Anda juga perlu mengetahui informasi tentang mitos pancuran air yang ada di Gua Gajah Ubud Bali ini.

foto by instagram.com/pckbsch/

Pasalnya, Air yang mengalir dari pancuran Goa gajah ini memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu masyarakat setempat percaya bahwa air tersebut mampu memberikan vibrasi guna menyucikan aura bagi para wisatawan yang berkunjung ke Goa Gajah.

Jika Anda penasaran dengan mitos tersebut, lebih menari lagi kalau Anda langsung berkunjung ke Goa Gajah.
Apapun kisah dari Goa gajah ini tidak lain telah menjadi keunikan tersendiri sehingga mampu mengundang banyak wisatawan yang datang, hal ini juga menjadi kekayaan bagi Indonesia tentunya.

Daya tarik Goa gajah

Ketika mengunjungi Goa Gajah pastinya banyak daya tarik yang bisa Anda temukan di sini. Ketika Anda sudah sampai di Area parkir, Anda akan berjalan untuk menuruni anak tangga terlebih dahulu.

foto by instagram.com/alice_pyyri/

Selama Anda berada di Goa Gajah, Anda akan melihat hijaunya pepohonan yang mengelilingi tempat tersebut, sehingga selam perjalanan Anda akan menikmati kesejukan dari pohon yang rindang di area Goa Gajah.

Baca Juga  Berinteraksi Dengan Ratusan Kera di Sacred Monkey Forest Bali

Usia dari pohon-pohon tersebut pun tidak satu atau dua tahun tapi sudah berusia ratusan tahun lamanya.

Area wisata Goa gajah Ubud jika dilihat secara keseluruhan dapat Anda nikmati dari tangga saja. Anda akan mendengar gemercik suara air yang akan mulai terdengar saat Anda sudah berada di bagian bawah Gua Gajah, suara percikan air tersebut berasal dari pancuran arca.

Anda juga akan menemukan banyak reruntuhan dari bangunan diakibatkan gempa yang pernah terjadi, reruntuhan itu akan Anda lihat di sekitar are pancuran. Jika Anda ingin ke Goa Gajah Gianyar, Anda bisa melanjutkan perjalanan Anda karena letaknya yang tidak begitu jauh dari Pancuran Arca.

foto by instagram.com/bondluna/

Untuk memasuki mulut Goa hanya bisa dimasuki oleh satu orang saja. Pada bagian luar, Anda akan menemukan sebuah ukiran beserta dua buah patung penjaga.

Ketika sudah berada di dalam Goa gajah yang berbentuk huruf T dengan ketinggian dua meter serta lebar dua meter. Di bagian kiri serta kanan lorong terdapat ceruk yang dahulu dipakai sebagai tempat untuk bertapa.

Tapi sekarang, sudah digunakan oleh para wisatawan sebagai tempat duduk ataupun berbaring sejenak. Pada bagian ujung sebelah barat lorong terdapat Archa ganesha serta ujung paling timur terdapat 3 lingga.

Selain itu, terdapat juga 7 buah patung widyadara-widyadari yang dengan pose sedang memegang air suci. Jumlah patung yang ada yaitu tujuh buah yang mempunyai simbol dari sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu dan Budha.

foto by instagram.com/donatasvarnas/

Beberapa nama sungai tersebut antara lain sungai suci Sindhu, sungai Gangga, Saraswati, Godawai, Yamuna, narmada, dan Serayu. Terdapat juga tempat menyimpan arca Budha yang berbentuk lembah pura pertapaan yang bernama Are Tukad Pangkung.

Baca Juga  Keren Banget, 10 Kuliner di Denpasar yang Gak Pernah Sepi

Peta Lokasi Menuju Goa Gajah

Lokasi Goa Gajah Ubud terletak di bagian Barat desa Bedulu, kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Lokasi spesifiknya yaitu di dekat tepi jurang dan merupakan pertemuan dari sungai kecil yang terdapat di desa tersebut.

foto by instagram.com/putu_dokar/

Apabila Anda ingin berangkat dari kora Denpasar, maka Anda akan memakan waktu sekitar satu jam perjalanan dengan kisaran jarak kurang lebih 26 kilometer. Jika ingin mengetahui lebih jelasnya, Anda bisa menggunakan Google maps dengan memasukkan alamat lengkap lokasi Goa Gajah.

Harga tiket masuk Goa gajah

Untuk tiket masuk ke wilayah Goa Gajah, Anda cukup membayar tiket sebesar Rp. 15.000 rupiah dan untuk parkir mobil Anda akan dikenakan biaya Rp. 5000 rupiah dan Parkir motor Rp. 5000 rupiah per motor.

Jam Buka Oprasional Goa gajah

Objek Wisata Goa gajah buka setip hari yakni mulai hari senin sampai minggu dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. Bagi turis mancanegara objek wisata Goa Gajah sangat populer dengan sebutan Elephent Cave Temple Bali.

foto by instagram.com/mandyalextrixie/

Penginapan

Di sini juga disediakan beberapa lokasi hotel yang dekat dengan Goa gajah dengan harga mulai dari Rp.231.000 per malam.

Selain itu juga Anda akan banyak menemukan Guest House yang harganya terjangkau dekat dengan Goa Lawah di Ubud Bali dengan harga sewa mulai dari Rp. 165.00 sampai rentang harga Rp. 257.000 tergantung guest house mana yang Anda kunjungi.

Villa juga tersedia di sekitar area wisata Goa Gajah yang jaraknya sekitar satu kilometer dengan harga sewa per malamnya sebesar Rp. 455.000 rupiah.

Related Post

Leave a reply