Ingin Melihat Air Terjun Paling Indah di Buleleng Bali? Kunjungi Gitgit Waterfall

1118 views

Biasanya, wisatawan ketika berlibur ke Bali akan memilih objek wisata di Bali bagian selatan untuk disinggahi. Hal tersebut dikarenakan banyak objek wisata di Bali bagian selatan. Selain itu di sana sudah banyak sarana dan prasarana lengkap untuk sebuah tempat wisata.

Di Bali bagian selatan dekat dengan Bandara Ngurah Rai, tak hanya itu karena banyak pula pilihan restoran dan hotel yang bisa disinggahi. Memang, sekarang kalangan wisatawan domestik lebih banyak melakukan aktivitas wisata alam. Bali pun seperti mengetahuinya dan memberikan pilihan wisata alam yang dikelola dengan sangat profesional.

Salah satu tempat wisata yang memberikan keindahan alam adalah Bali bagian utara. Tepatnya di Buleleng, terdapat air terjun yang tak boleh dilewatkan. Air terjun tersebut ialah Gitgit Waterfall. Lokasi tempat wisata ini berada di Desa Gunung Luwih Gitgit Bali Utara, Buleleng.

foto by s8hotel.com

Daya Tarik Wisata Gitgit Waterfall

Aliran sungai Gitgit Waterfall cukup deras, segarnya udara di air terjun sudah bisa dirasakan bila berada di loket masuk. Namun, kita masih harus berjalan kaki agar bisa mencapai lokasi ini. Selama perjalanan menuju ke tempat lokasi, kita akan melewati jalan setapak berkelok serta melewati kios menjajakan souvenir Bali.

foto by tripadvisor.jp

Rasa lelah yang dirasakan sesudah berjalan kaki bisa terbayar sesudah melihat air terjun jatuh di atas tebing dengan tinggi 48 meter. Aliran air begitu jernih dan masih alami, sehingga cocok jika sembari ingin mandi.

foto by pinterest.co.uk

Air Terjun di Gitgit Buleleng Bali

kita bisa mengunjungi banyak air terjun di sini, seperti:

a) Air Terjun Kembar. Disebut dengan nama air terjun kembar karena di sini terdapat 2 air terjun dengan aliran menjadi satu. Tempat ini juga sering disebut sebagai air terjun Campuhan. Campuhan memiliki arti air bercampur yang berasal dari bahasa Bali. Suasana di sini sedikit gelap karena terampit oleh 2 tebing dan banyak pohon rimbun. Di bawah air terjun terdapat genangan air sejuk dan jernih.

foto by catperku.com

b) Air Terjun Bertingkat. Dari nama tempat ini, mungkin Anda sudah bisa membayangkan jika air terjun ini bertingkat. Terdapat 3 tingkatan air terjun dan tinggi tingkatan yang cukup tinggi, serta ada pembatas genangan air di tiap genangan.

foto by baliagatour.co.id

c) Air Terjun Colek Pamor. Lokasi dari air terjun ini ada di tengah hutan dan begitu alami. Seringnya Colek Pamor dipergunakan untuk aktivitas trekking. Karena, untuk sampai di lokasi harus lewat jalan tanah dan kadang berlumpur.

foto by obyekwisataterlengkap.blogspot.co.id

Lokasi Gitgit Waterfall

Baca Juga  Snorkling di Taman Nasional Bali Barat, ini Spot Terbaiknya!

Bila berangkat dari Kuta, Anda akan menempuh jarak 80 kilometer dengan waktu kurang lebih 2 jam, 30 menit. Agar semakin mudah menempuh perjalanan menuju Gitgit Waterfall, Anda bisa menggunakan Google Map dan mengikuti peta dengan baik.

Lokasi air terjun ini mudah dicapai bila dibandingkan dengan air terjun yang lain seperti Sekumpul atau Munduk. Kemudahan mencari lokasi Gitgit Waterfall karena lokasi dari tempat ini tak jauh dengan jalan raya yang menghubungkan Denpasar, Bedugul.

Di sepanjang perjalanan, traveler akan melintasi kawasan objek wisata Bedugul. Wisata yang menarik di Bedugul ialah Kebun Raya yang memiliki udara nan sejuk.

foto by wisata-bali.com

Jalanan untuk sampai di lokasi air terjun ini telah diaspal hot mix. Tetapi karena lokasi dari air terjun ada di pegunungan, jalanan lebih banyak tanjakan dan turunan yang cukup berliku. Bahkan kadang kala jalanan akan diselimuti dengan kabut sehingga jarak pandang menjadi lebih pendek dibandingkan biasanya.

Harga Tiket Masuk

Sesudah traveler tiba di area parkir wisata air terjun ini, untuk sampai di loket masuk air terjun, kita harus berjalan kaki kurang lebih 50 meter dengan melewati tangga dan lantai batu paving.

foto by instagram.com/johanna.pollanen/

Selama menempuh perjalanan dengan berjalan kaki untuk sampai di loket, banyak pemandangan sawah serta suasana pedesaan. Di sana juga terdapat beberapa kebun cengkeh serta kebun kopi.

HTM yang harus dibayar bila ingin masuk ke kawasan ini sebesar Rp 5000 untuk dewasa serta Rp 3000 untuk anak-anak. Harga tersebut sangat terjangkau, apalagi traveler bisa dengan bebas berlama-lama di sini.

foto by trover.com

Fasilitas Gitgit Waterfall

Cukup lengkap fasilitas yang disediakan untuk wisatawan. Pertama kalinya kita memarkir kendaraan, terdapat jalan setapak yang telah di beton untuk sampai di sini. Kita hanya perlu berjalan kurang lebih 400 meter lagi. tak perlu khawatir karena perjalanan sama sekali tidak melelahkan.

foto by trover.com

Jalan setapak telah ditata dengan baik dengan berbagai macam bunga yang menghiasi perjalanan. Di dalamnya, fasilitas seperti warung-warung kecil dan fasilitas umum seperti toilet sudah disediakan.

Baca Juga  Jejeran Menu Cafe Pomegranate Ubud, Tempat Nongkrong Kekinian Yang Keren di Bali

Hal yang Bisa Dilakukan

Traveler yang mengunjungi Gitgit Waterfall biasanya melakukan beberapa hal seperti:

• Bersantai di pinggir air terjun. Sampai di Gitgit Waterfall, hal paling menyenangkan yang tak boleh dilewatkan adalah bersantai menikmati hawa sejuk yang ditawarkan oleh air terjun. Traveler bisa duduk di tepian, dan menikmati bunyi gemuruh air.

foto by sweeps8532.bankof-server52.loan

• Mengambil gambar. Bila pergi ke tempat wisata ini bersama dengan kekasih atau keluarga, jangan lupa mengabadikan seluruh momen. Biasanya, lokasi ini juga sering digunakan sebagai tempat pemotretan fotografer yang ingin mengambil suasana air terjun sebagai objek. Keragaman air terjun di sini tentu menjadi objek yang dicari banyak wisatawan.

• Berenang di aliran sungai. Jika sudah jenuh bersantai, bermain air atau berenang di aliran sungai adalah pilihan terbaik. Di sini terdapat aliran sungai atau kolam-kolam alami yang bisa digunakan.

foto by instagram.com/aude_gbr/

Tips Mengunjungi Gitgit Waterfal

Ada beberapa tips agar wisata traveler di tempat ini menjadi semakin menyenangkan, seperti:

1. Pilih hari dimana cuacanya lebih mendukung. Karena akan berwisata di daerah air, lebih baik pilih hari dengan cuaca bagus. Hindari berwisata ketika air hujan karena banyak batuan licin di sini.

2. Membawa baju ganti. Karena wisata dilakukan di perairan, jangan lupa membawa baju ganti yang cukup. Bawa satu atau dua potong baju ganti.

3. Membawa kamera. Kamera adalah hal yang tak boleh dilupakan, jangan sampai melewatkan mengambil gambar air terjun yang indah ini.

foto by instagram.com/jimmyledo47_bali_trip_gaido/

4. Membawa bekal minuman dan makanan. Lebih baik, traveler membawa bekal minuman dan makanan sebelum mengunjunginya. Di sini, kita akan sedikit kesulitan mencari warung yang menjual minuman dan makanan karena lokasinya yang sangat asri.

Baca Juga  Menangkap Eloknya Kebudayaan Pulau Dewata Melalui Pura Suci Tirta Empul

5. Membawa peralatan trekking. Ketika mengunjungi lokasi wisata yang mengasyikkan, lebih baik membawa berbagai kebutuhan trekking sehingga perjalanan wisata menjadi lebih nyaman serta menyenangkan. Bukan hanya itu, sebaiknya datang saat pagi hari dan cuaca cerah, sehingga kita bisa merasakan kesejukan nan sempurna di sini.

Jadi, kapan Anda memutuskan untuk singgah berwisata di tempat ini?

Lokasi: Jalan Raya Bedugul – Singaraja, Gitgit, Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali 81161, Indonesia
Map: KlikDisini
HTM: Rp 5000 per orang dewasa
Buka/Tutup:
Telepon:

Related Post

Leave a reply