Wisata Alam Danau Buyan, Danau Indah di Dataran Tinggi Bali. Lihat 12 Foto ini

618 views

Mungkin dalam benak Anda bertanya, apakah ada danau perawan? Perawan diasumsikan sebagai objek wisata yang keindahan alamya begitu alami dan belum banyak tersentuh oleh tangan manusia.

Apakah ada wisata yang demikian di Bali? Jawabannya ada, wisata tersebut adalah Danau Buyan serta Tamblingan. Danau Buyan serta Tamblingan ini sering disebut danau kembar, karena lokasinya berdekatan.

Danau buyan, foto: instagram.com/elliretno23/

Lake Buyan ini bukan berada di Malang. Banyak artikel yang sudah membahas menganai lokasi wisata ini. Bahkan di tripadvisor, kita bisa menemukan banyak review menarik.

Lokasi wisata ini adalah tempat mempesona para pengunjung karena keindahan alam begitu alami. Nuansa lokasi wisata ini sangat damai dan tenang. Disamping menyajikan panorama alam nan indah khas objek wisata Bali.

Tempat wisata ini belum banyak tercemar, saat mengunjunginya, jangan harap akan diantar keliling menggunakan perahu motor karena tidak disediakan. Penduduk sekitar biasanya melakukan kegiatan di sekitar danau dengan menggunakan perahu kecil yang sering disebut dengan pedahu.

Suasana Nyaman dan Tenang

Pemandangan pada pagi hari, foto: envato.com

Ketenangan dan kenyamanan danau dapat dirasakan karena pengunjung datang tidak akan bising dengan suara mesin mobil dan motor yang menjadi ciri khas kota besar. Pengunjung yang berwisata di sini dapat melakukan berbagai rekreasi air seperti memancing, mendayung di area sekitar danau.

Area sekitar danau masih hijau dan rimbun. Daya tarik danau ini semakin lengkap dengan kedatangan kera yang sering berlalu lalang di jalan raya yang semakin bertambah banyak jumlahnya. Di sini juga terdapat ayunan seru.

Lokasi Danau Buyan

Tanaman eceng gondok yang ada di sekitar, foto: instagram.com/mochammad_revaldy/

Danau Buyan serta Tamblingan berada di kawasan strategis. Bahkan di sekitar kawasan ini dikelilingi oleh 3 objek wisata terkenal di Bali seperti Pura Ulun Danu Bedugul, Pantai Lovina, Air Terjun Gitgit. Tempat  berada di Kecamatan Sukasada, kurang lebih 21 km dari Selatan Singaraja.

Baca Juga  Nikmati Sensasi Menginap Murah dan Nyaman di Alila Uluwatu Bali

Pilihan Wisata di Danau Buyan

Area perkemahan, foto: instagram.com/wgears_/

Ada beberapa titik-titik yang bisa dipilih untuk dikunjungi, seperti:

  • Bumi perkemahan. Di sisi selatan, wisataini memiliki kawasandan digunakan untuk camping. Bukan hanya lapangan yang luas di bawah pohon teduh dan rindang menjulang tinggi. Fasilitas dasar pun sudah disediakan di sini seperti penjagaan keamanan, MCK.

Sedangkan untuk tenda dan peralatan lain harus disediakan sendiri. Ketika berkemah di kawasan pegunungan, jangan seperti di kawasan ini, jangan lupa membawa kayu bakar karena kayu bakar sangat penting untuk menghangatkan diri di malam hari dan memasak.

Untuk masalah kayu bakar, tak perlu cemas karena penduduk sudah menyediakannya dan kita hanya perlu membelinya.

Salah satu spot foto favorit, foto: hipwee.com

Bukit di belakang perkemahan adalah wahana untuk berbagai macam aktivitas penjelajahan dan petualangan dengan berjalan kaki atau trekking.

Kita juga bisa menggunakan motor trail atau sepeda gunung. Namun untuk kendaraan lebih besar seperti mobil jenis jip, sepertinya tak memungkinkan. Kendaraan untuk aktivitas ini harus membawa sendiri.

  • Kawasan Pura Ulun Danu. Dalam tatanan religi dianut mayoritas Bali, tempat air terkumpul seperti danau adalah tempat yang disucikan, oleh sebab itu disediakan pura yang digunakan untuk bersembahyang.

Oleh sebab itu di tiap danau di Bali pasti terdapat pura dibangun di tepi. Pura Ulun Danu Buyan ada di sisi utara danau. Selain pura sedikit agak tinggi, di tepi danau terdapat wantilan besar.

Salah satu daya tarik yang dimiliki, foto: instagram.com/hatimrahmat/

Banyak wisatawan menggunakan halaman parkir pura dan di sekitar wantilan untuk beraktivitas contohnya seperti menikmati pemandangan hijau hingga memancing di tepi danau. Untuk memancing, kita bisa membawa peralatan sendiri atau pun menyewa di lokasi.

Baca Juga  Ingin Puas Belanja di Bali? Kunjungi Traditional Ubud Art Market

Sepanjang jalan desa dipenuhi dengan lahan pertanian dimana penduduk menanam berbagai sayuran. Hal paling menarik adalah ladang tempat petani menanam strawberry.

Selain dipanen dan dijual di pasar, pengunjung bisa mampir di ladang petani serta membeli strawberry secara langsung di sana. Lebih seru lagi, kita bisa memetiknya sendiri.

Pemandangan alam sekitar, foto: instagram.com/adjitaufiq/

  • Hutan Wanagiri. Bila kita berkendara dari Bedugul jalan menanjak memasuki kawasan hutan yang tinggal banyak kera di sana. Banyak wisatawan yang berhenti di pinggir jalan untuk sekedar bercengkrama dengan hewan lucu tersebut.

Namun selain mengamati tingkah laku hewan yang konon adalah kerabat dekat manusia ini, kita dapat menikmati keindahan dari tempat ini di kejauhan. jalan diampit tebing di satu sisi serta jurang sisi lain memang tidak memberi banyak tempat untuk memarkirkan kendaraan.

Namun beberapa titik yang mempunyai pemandangan terbuka Danau Buyan disediakan tempat menepi yang aman untuk beberapa mobil.

Salah satu wahana permainan yang ada, foto: instagram.com/vina_yuni12/

  • Kawasan Munduk. Jalan Sesa Munduk adalah jalan pintar mencapai kawasam wisata Lovina tanpa perlu melewati kota Singaraja, sehingga kita bisa mempersingkat waktu tempuh karena jarak yang lebih dekat serta lalu lintar yang tak terlalu padat.

Untuk mencapai lokasi ini, dari kawasan hutan kera, perjalanan dilanjutkan ke arah utara hingga menemukan persimpangan cukup besar, lurus sampai di Singaraja melalui kawasan Gitgit sedangkan berbelok kiri dapat langsung ke Lovina melewati Desa Munduk.

Pesona alam yang dimiliki, foto: instagram.com/sendyrojer88/

Jalanan di kawasan Desa Munduk ini ada di ketinggian yang diampit lembah di dua sisinya, sehinga pemandangan kedua sisi sangat menakjubkan. Sisi utara, kanan, terdapat hamparan pemadangan luas sampai di Singaraja serta pesisir utara Bali.

Baca Juga  Ini Nih 15 Tempat Makan yang Ga Boleh Dilewatin Kalau Berkunjung ke Ubud

Di sebelah Selatan dan kiri, terdapat Danau Buyan dan kawasan pertanian. Jika perjalanan diteruskan, Anda akan mencapai titik dimana tidak hanya bisa melihat danau Buyan, namun bisa melihat Danau Tamblingan secara bersamaan.

Fasilitas Danau Buyan

Foto sedang naik ayunan, foto: instagram.com/febrilianita/

Fasilitas yang ada di sini sangat lengkap. Mulai dari fasilitas umum seperti MCK, tempat parkir, bahkan banyak warung yang menjual minuman dan makanan di sini. Bila ingin merasakan camping di lokasi wisata ini, ada pula penyedia jasa kebutuhan perkemahan.

Harga sewa tenda di sini sebesar Rp 150.000 per malam, untuk harga sewa alat pancing Rp 5.000, dan untuk pembuatan api unggun ketika berkemah Rp 10.000 per ikat.

Sarang burung buatan untuk tempat foto: instagram.com/robert_mano88/

Bila tak ingin berkemah namun ingin berlama-lama di sini, pilih penginapan yang lokasinya cukup dekat dengan tempat ini. Banyak hotel yang tersebar di sekitar kawasan wisata.

Beberapa hal yang harus disiapkan ketika mengunjungi wisata ini, seperti:

  1. Cek kondisi cuaca ketika berkunjung agar bisa berwisata atau berkemah tanpa terganggu hujan lebat.
  2. Wisata ini cukup ramai ketika akhir pekan dan musim liburan, sehingga lebih baik pilih dengan bijak waktu kunjungan.
  3. Pergunakan pakaian yang tebal. Meskipun berada di pinggir danau, namun udara yang ada di sini cukup dingin, sehingga lebih baik kenakan pakaian yang cukup tebal.
  4. Agar mudah menjangkau lokasi ini, lebih baik menggunakan kendaraan pribadi, agar bisa bebas mengunjungi danau dalam waktu lama.

Harga Tiket Masuk

Pura yang ada di dekat danau, foto: kadek-elda.blogspot.co.id

Untuk masuk ke kawasan wisata, harga tiketnya cukup murah hanya Rp 10.000 per orang. Harga tiket ini belum termasuk parkir.

Lokasi: Danau Buyan, Pancasari, Sukasada Kabupaten Buleleng, Bali
Map: KlikDisini
HTM: Rp.10.000/Orang
Buka/Tutup: –
Telepon: –

0/5 (0 Reviews)
Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply