Keindahan Curug Lawe Ungaran Semarang, Membuat Wisatawan Semakin Penasaran

831 views

Curug Lawe merupakan tempat wisata air terjun yang sangat indah dengan ketinggian sekitar 30 meter dan tebingnya berbentuk setengah lingkaran mengelilingi kolam sungai di bawahnya. Ketika memasuki kawasan air terjun, maka seperti masuk ke dalam gua terbuka yang tidak memiliki atap.

Curug lawe, foto: piknikasik.com

Terdapat satu air terjun besar dan volume airnya sangat banyak menjadi sumber utama aliran sungai Kali Garang di semarang. Sedangkan tebing di sekelilingnya juga terdapat banyak percikan air keluar dari batu-batuan dan biasa digunakan para pengunjung untuk mencuci muka.

Walaupun air yang keluar dari batu volumenya kecil, namun jumlahnya banyak sekali. Jumlah keseluruhan aliran air dan curug lebih dari 20 mata air sehingga masyarakat setempat memberikan nama Lawe yang berasal dari kata Selawe dalam bahasa jawa artinya 25.

Tentu saja nama ini hanya sebagai kiasan saja untuk menyatakan bahwa jumlahnya sangat banyak sekali. Hal ini berdasarkan cerita sejarah dari nenek moyang,  bahwa kawasan Ungaran dahulu pernah menjadi pusat pemerintahan legenda kerajaan Jawa.

Daya tarik yang ada di sekitar, foto: metrotvnews.com

Letak air terjun berada di sebelah utara kaki Gunung Ungaran berjarak sekitar 7 km dari pusat kota dan bisa dijangkau dalam waktu 20 menit. Hal ini karena kondisi jalanan menanjak serta banyak tikungan sehingga memperlambat laju kendaraan.

Sedangkan jarak dari kota Semarang sekitar 18 km dan membutuhkan waktu lebih dari  40 menit. Jalur dari kota Semarang menuju Ungaran memang sudah bagus sehingga tidak membutuhkan banyak waktu, hanya sekitar 20 menit.

Dari tempat parkir Curug Lawe, selanjutnya memasuki pintu gerbang dan masuk ke dalam area hutan dan berjalan melewati jembatan romantis terbuat dari kayu dan pagar besi berwarna merah.

Dari jembatan romantis bisa melihat aliran sungai serta bebatuan dan terdapat pohon tumbang karena longsor dan terkesan angker.Selanjutnya berjalan di tepi sungai yang dibuat dengan tembok seperti got berukuran besar hingga sampai di bendungan Sidomble desa Kalisidi.

Tangga menuju lokasi air terjun, foto: mangkoko.com

Bendungan ini dikelola Balai PSDA  Jragung Tuntang dan sesuai dengan artikel yang tertulis di papan. Fungsi bendungan ini menjadi pengendalian arus sungai untuk irigasi persawahan di sekitarnya.

Baca Juga  Ingin Berwisata Ke Tempat yang Lebih Dekat dengan Alam? Hutan Tinjomoyo Tempatnya

Selanjutnya menyusuri pinggir sungai dan kondisi jalanan mulai menanjak, namun terdapat undakan tangga terbuat dari kayu dan batu sehingga langkah kaki lebih mudah.

Lalu akan menemui jalan bercabang dua, arah kiri menuju Curug Benowo dan yang ke kanan menuju Curug Lawe serta sudah terdapat petunjuk arahnya. Kedua nama curug tersebut  dijadikan satu yaitu Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK) karena masih berada dalam satu wilayah desa Kalisidi.

Jarak kedua tempat wisata memang agak jauh, namun sekarang sudah dibuatkan jalan pintas agar terhubung sehingga bisa lebih cepat melewati mencapainya. Para pengunjung harus berjalan kaki menyusuri kawasan hutan di pinggir sungai kecil sekitar 500 meter untuk bisa sampai di lokasi.

Salah satu spot foto favorit, foto: instagram.com

Selama perjalanan akan melewati pinggiran sungai dan airnya berasal dari Air Terjun Lawe. Suara gemericik air beradu dengan bebatuan selalu terdengar merdu dan membuat kaki tetap semangat untuk meneruskan perjalanan hingga sampai di lokasi.

Selain itu, suara-suara burung bergonta-ganti kerap terdengar mengiringi perjalanan. Berkali-kali perjalanan akan berkelak-kelok menyeberangi sungai melalui jembatan kayu untuk menghindari jalan buntu karena terbentur tebing dan batu besar.

Sepanjang perjalanan terdapat beberapa warung dan pengunjung bisa beristirahat untuk minum serta  mencoba makanan kecil atau mencari info kepada pemilik warung.

Salah satu pesona yang dimiliki tempat wisata ini, foto: dolandolen.com

Biasanya para pengunjung mampir ke warung karena ingin menikmati tempe mendoan goreng yang sangat nikmat jika disantap selagi hangat di daerah pegunungan.

Setelah perjalanan melewati tanjakan tinggi dengan pagar besi dan jalan menurun, maka lokasi air terjun sudah dekat dan suaranya mulai terdengar sangat keras.

Setelah itu akan menemui trek penuh batu-batuan basah serta licin karena arus sungai sangat deras sehingga percikannya sampai ke jalan. Kemudian Curug Lawe sudah mulai tampak dan ada sebuah warung  yang menyambut para pengunjung sebelum tiba di lokasi.

Lokasi atau alamat, foto: temanggung.dosen.unimus.ac.id

Perjalanan yang ditempuh sekitar 1 jam memang sudah terobati dengan melihat pemandangan indah air terjun dan pepohonan hijau di sekitarnya. Dari kejauhan, air terjun sudah tampak indah serta mengalirkan air dari ketinggian sekitar 30 meter dengan volume yang cukup deras.

Baca Juga  Ajak Teman Uji Nyali di Tempat Paling Angker Nomor Dua Se-Asia, Lawang Sewu Semarang

Bentuk tebing melingkar sehingga tampak seperti tabung dan para pengunjung seperti memasuki dalam sebuah tabung terbuka. Di puncak tebing, banyak sekali tumbuhan dengan daun rimbun serta tumbuhan lumut hijau yang menempel  sekeliling tebing sehingga menambah keindahan air terjun.

Walaupun air terjunnya sangat tinggi, namun kondisi air dalam kolam sangat jernih dan tidak keruh karena banyak batu-batuan di bawahnya. Dari jarak sekitar 5 meter dari air terjun, para pengunjung sudah basah kuyup karena percikan air sangat jauh.

Keindahan alam sekitar, foto: sportourism.id

Kolam di bawah air terjun sangat luas dan terdapat sebuah batang kayu besar melintang untuk membendung aliran air agar membentuk kolam dan menahan batu-batuan kecil agar tidak terseret arus sungai.

Kolam airnya tidak terlalu dalam karena luas sekali sehingga air yang jatuh bisa tersebar merata dan aman untuk mandi bagi anak-anak. Biasanya banyak pengunjung hanya duduk di batu-batuan sambil memegang kamera untuk selfi serta mengambil foto air terjun.

Selain itu, ada juga pengunjung yang berani mendekati air terjun untuk menikmati air terjun. Bentuk Curug lawe memang mirip dengan Curug Kaliputih yang ada di kawasan Bumijawa kota Tegal yang berbentuk setengah lingkaran. Sedangkan aliran airnya seperti Curug Cilontar di kota Bogor.

Tempat wisata Curug Lawe semakin populer pada akhir tahun 2014 ketika dikunjungi Tim My Trip My Adventure (MTMA) dari salah satu TV swasta Nasional dan fotonya diunggah pada akun Instagramnya.

Alamat Lokasi Wisata Curug Lawe

Jenihnya aliran air, foto: wartadesa.net

Lokasi tempat wisata air terjun ini berada di desa Kalisidi, kecamatan Ungaran Barat, kabupaten Semarang Jawa Tengah.  Dari kota Semarang, jalur yang paling mudah dimulai dari Tugu Muda menuju ke kampus Unnes dan selanjutnya ke arah Gunung Pati.

Dari Gunung Pati perjalanan masih panjang hingga sampai pada pertigaan Sumurgunung. Selain itu, bisa juga menuju kota Ungaran dan diteruskan ke daerah Mapagan hingga sampai di pertigaan desa Sumurgunung.

Pada pertigaan Sumurgunung, selanjutnya ambil jalur kiri dan menyusuri jalan utama serta sudah ada papan petunjuk yang mengarahkan ke lokasi Curug Lawe. Kondisi jalan sudah bagus dan beraspal sehingga perjalanan jadi lebih mudah.

Jembatan romantis, foto: halojawatengah.blogspot.co.id

Kemudian akan melewati daerah persawahan, namun kondisi jalan semakin menyempit sehingga akan lebih mudah jika menggunakan sepeda motor. Selain itu, kondisi jalanan penuh tanjakan serta tikungan tajam.

Baca Juga  Belanja Oleh Oleh Saat Ke Semarang? Segera Kunjungi Pasar Johar

Jika menggunakan kendaraan roda empat akan kesulitan dalam manuver untuk mengatasi belokan dengan jalur yang sempit serta agak susah ketika bersimpangan dengan kendaraan lainnya. Sebenarnya alamat tempat wisata ini tidak sulit ditemukan, cukup mencari di peta melalui Google maps.

Jika di sebelah kanan dan kiri jalan sudah banyak pohon cengkeh, maka perjalanan akan segera sampai di lokasi parkir dan loket pembelian tiket masuk. Di lokasi parkir, terdapat banyak sekali pepohonan cengkeh dan mengeluarkan aroma wangi menyerebak sampai ke hidung.

Beberapa Air Terjun di Indonesia yang Menggunakan Nama Curug Lawe 

Bebatuan yang ada di sekitar air terjun, foto: wisatalova.com

Ternyata ada tempat wisata air terjun lainnya yang bernama Curug Lawe dan lokasinya tidak jauh dari kota Ungaran yaitu di kota Kendal. Lokasi air terjun ini berada di daerah kebun teh Medini di Jl.Promasan desa Gunung Sari, kecamatan Limbangan, kabupaten Kendal.

Jalur menuju tempat wisata ini bisa dimulai dari Ungaran menuju Cangkringan dan selanjutnya ke daerah Boja, lalu mengikuti petunjuk arah ke Nglimut dan bisa meneruskan perjalanan hingga sampai di lokasi Curug Lawe.

Kota Temanggung juga memiliki wisata air terjun bernama Curug Lawe, berada di desa Gemawang  berbatasan dengan kabupaten Semarang. Sementara di Magelang juga ada Curug Lawe yang berada di desa Pringapus, kecamatan Grabag.

Kegiatan yang bisa dilakukan, foto: wisatalova.com

Wisata air terjun lainnya di kota Magelang yaitu Curug Silawe, alamatnya ada di kawasan Kaliangkrik dan Kajoran.

Air terjun lainnya dengan nama Curug Lawe yaitu kota Pekalongan dan lokasinya berada di desa  Cakrawati, kecamatan Petungkriyono, kabupaten Songgodadi. Jarak dari pusat kota Pekalongan  sekitar 40km dan bisa ditempuh selama 2 jam.

Ternyata masih ada wisata air terjun lain di Petungkriyono yaitu Curug Muncar dan ukurannya lebih besar. Ada juga air terjun Curug Lawe di Banjarnegara karena lokasinya ada di Gunung lawe. Selain itu, di Kendal juga ada Curug Glawe  di dusun Kaliereng, desa Cening Kecamatan Singorojo.

Banyaknya pengunjung yang datang, foto: wisatalova.com

Lokasi: Ungaran Barat, Desa Gonoharjo, Limbangan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah 51383
Maps: KlikDisini
HTM: Rp. 5.000/Orang
Buka/Tutup: 06.00 – 15.00 WIB
Telepon: (024) 6921424     

0/5 (0 Reviews)
Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply