12 Bukti Foto Keindahan Curug 7 Bidadari di Ungaran Semarang

1236 views

Membicarakan mengenai wisata alam yang ada di kawasan Pulau Jawa. Beberapa artikel di situs website, seperti ada di Wikipedia, menyebutkan bahwa Jawa merupakan salah satu pulau dengan penduduk terpadat di dunia.

Selama bertahun-tahun, Pulau Jawa juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, malahan sejak dari masa penjajahan hinga beberapa puluh tahun terakhir ini.

Curug 7 bidadari, foto: instagram.com/semarang_eksis/

Jawa, dengan enam provinsi administratifnya, memiliki beragam kisah sobat. Dari masa kerajaan Hindu-Budha, beranjak ke Kesultanan Islam, hingga masa kolonial Belanda dan perjuangan kemerdekaan, Pulau Jawa adalah saksi bisu dari segala kejadian ini. Provinsi Jawa Tengah juga menyimpan rahasia-rahasia sejak zaman dahulu.

Beberapa dari rahasianya itu tersimpan sangat rapi sehingga tidak banyak orang yang memahami atau menemukan maksud dasarnya dan hanya melihat kisah permukaannya.

Pintu masuk lokasi wisata, foto: instagram.com/andiprayitno55/

Salah satu rahasia ini adalah pesona wisata dengan keindahan bagaikan bidadari di kawasan pegunungan sisi utara Jawa Tengah. Beberapa wilayah seperti Sentul, Bogor, Pekalongan, Pacitan, Batang, Boja, Bandung, Cilember, Jolotigo, Pledokan, dan Wonotunggal sudah terkenal akan keindahannya.

Lokasi dan Rute Perjalanan Wisata

Curug paling bawah, foto: instagram.com/anangsuryaa/

Sekalipun demikian, adakah pernah pernah berpetualang ke Curug Tujuh (7) Bidadari? Suatu destinasi wisata berupa air terjun di Desa Keseneng, daerah Sumowono, Kabupaten Semarang. Letak air terjun ini cukup dekat dengan objek wisata terkenal lain seperti Watu Gunung Ungaran dan Curug Lawe.

Letak Curug sangat dekat dengan pemukiman warga. Jaraknya hanya sekitar 5 menit perjalanan dari jajaran kampung rumah penduduk sekitar. Ketika melewati kampung, pastikan utnuk mengurangi kecepatan kendaraan. Selain untuk menghormati warga sekitar, juga sekaligus berhati-hati kalau-kalau ada anak kecil yang berlarian di sekitar.

Salah satu daya tarik yang dimiliki, foto: instagram.com/dheniiz/

Penasaran dengan rute perjalanan menuju daerah ini? Letak destinasi kita kali ini bisa ditempuh baik dari Semarang, Kendal, Ungaran, atau Solo. Jalur aksesnya sangat mudah kawan, yaitu melalui jalur Solo-Semarang. Bila tidak menggunakan fasilitas GPS, bisa dengan menggunakan salah satu lokasi acuan, yaitu Pom Bensin Lemah Abang.

Baca Juga  Bangunan Cagar Budaya Stasiun Tawang Semarang Menjadi Tempat Nongkrong Asyik di Malam Hari

Dari Pom Bensin ini, pengunjung bisa segera berkendara di kawasan wisata Bandungan. Teruskan saja perjalanan hingga sampai di Pasar Sumowono. Dari sini, Anda akan mendapatkan penunjuk arah untuk bisa sampai di lokasi wisata. Selain itu, bisa juga melalui daerah Ambarawa, bagi pengunjung yang berasal dari Magelang, Wonosobo atau Jogja.

Daya Tarik Obyek Wisata

Salah satu spot foto favorit, foto: instagram.com/milamiluk.24/

Adakah yang masih penasaran tentang Curug? Apa Curug itu? Bagi wisatawan yang berasal dari luar Pulau Jawa, atau khususnya diluar budaya Sunda, pasti bertanya-tanya dan mungkin kurang familier mendengar istilah ini. Curug adalah kata dalam Bahasa Sunda yang artinya air terjun. Lebih spesifik lagi, air terjun dengan ukuran kecil serta tidak begitu tinggi.

Curug Tujuh Bidadari ini adalah nama dari sebuah Air Terjun. Air terjun di sini memiliki keunikan karena secara geologis memiliki tiga tingkatan, seperti anak tangga. Bahasa Jawanya adalah undak-undakan. Ketiga tingkatan dengan ketinggian total adalah sekitar 14 meter ini membentuk tujuh air terjun kecil. Jarak tiap tingkatan sekitar 6/7 meter dengan kolam air jernih di bawah tiap tingkat.

Papan petunjuk di tempat wisata, foto: instagram.com/andiprayitno55/

Pengunjung diperbolehkan untuk berenang di kolam ini kawan. Airnya memang sangat jernih. Bukan hanya itu, namun juga bukan suatu ‘kolam mati’. Air di kolam ini terus mengalir dari atas hingga ke bawah, mirip seperti air terjun kecil. Sekalipun diberinama ‘7 bidadari’, lokasi ini bukanlah destinasi wisata dimana terdapat tujuh bidadari di sini. Kondisi ini sama dengan Curug Bidadari di Purbo Talon, Pekalongan.

Namun, keindahan alamnya digambarkan bagaikan bidadari saking eloknya. Tapi, legenda asal usul yang tersebar di kalangan masyarakat ternyata lebih populer. Cerita mitos mistis ini adalah mengenai 7 bidadari yang mandi di lokasi. Banyak juga yang percaya tentang kisah misteri khasiat air di tempat ini. Bila rekan-rekan berkendara dari Semarang, 30 menit waktu yang dibutuhkan untuk sampai di lokasi wisata tidak akan terasa lama kawan.

Salah satu pesona yang ada, foto: instagram.com/andiprayitno55/

Kenapa? Karena akan disuguhkan pemandangan alam yang elok, baik berupa persawahan penduduk, bukit-bukit hijau, hutan lebat, juga kesejukan udara khas kaki Gunung Ungaran. Sudah disinggung tadi mengenai kejernihan air yang bersumber dari mata air Gunung Ungaran.

Baca Juga  Nih Daftar 50 Rumah Makan Terbaik di Kota Solo

Berendam di daerah ini tentu sangat segar sekali sekaligus sambil berenang dan menikmati keindahan alam. Beberapa pihak juga menyebutkan tentang adanya sumber air di lokasi curug. Bentuknya adalah cekungan atau kedung dengan diameter kurang lebih 70 cm. Ketika berada di sini, sangat disarankan untuk mengambil beberapa foto dan gambar demi keperluan dokumentasi.

Fasilitas

Berfoto di dekat air terjun, foto: instagram.com/phaulturichi/

Rahasia keindahan alam ini, seperti sudah disebutkan di atas, ternyata juga baru ditemukan beberapa tahun belakangan. Tepatnya pada pertengahan tahun 2010. Pastinya kita bisa berharap bahwa belum terlalu banyak perubahan pada kontur alamnya. Masyarakat sekitar, dibantu dengan pemerintah Kabupaten Semarang, bersama-sama membangun wisata ini.

Di tahun 2019 ini, 8 tahun setelah penemuan pertama, pembangunan akses jalan dan fasilitas sudah semakin baik. Sudah terdapat tempat parkir kendaraan yang jaraknya sekitar 300 meter dari lokasi air terjun. Jalanan ini sudah berupa jalan setapak sehingga wisatawan akan dimudahkan dan tidak perlu takut becek.

Pemandangan alam sekita, foto: instagram.com/cargono_pramanta/

Beberapa fasilitas wisata lain, seperti toilet dan mushola. Pengembang wisata juga memberikan gazebo atau bangunan pondok sebagai tempat bersantai. Di sini terdapat juga tanah lapang yang bisa difungsikan untuk banyak kegiatan seperti outbond atau camping. Tentu bila ingin menyewa untuk tujuan kegiatan dengan menginap, diperlukan biaya sewa khusus.

Harga tiket masuk ke lokasi juga tidak begitu mahal. Tarif di hari biasa hanya sekitar Rp3.000 dengan harga parkir motor adalah Rp1.000. Sementara itu, bila rekan-rekan traveler berkunjung di hari libur nasional, tarif wisata akan naik menjadi Rp4.000.

Banyaknya pengunjung yang datang, instagram.com/andiprayitno55/

Bagaimana? Apakah masih ragu untuk menjadikan lokasi ini sebagai the next holiday destination? Sebagai suatu info tambahan, letak Curug juga tidak jauh dari destinasi sejarah di Semarang, yaitu Candi Gedong Songo. Di sekitarnya juga ada Rawa Pening dan beberapa museum sejarah.

Baca Juga  Megahnya Pagoda Tertinggi di Indonesia, Pagoda Avalokiteswara Watugong Semarang

Sangat disarankan untuk juga mencoba berwisata di beberapa daerah lainnya. Hal ini akan menghemat energi, waktu, namun juga akan mendapatkan pengalaman liburan berkesan serta menikmati serta mendukung pariwisata di daerah kita. Bila bukan kita yang memulai untuk mendukung pariwisata negara kita, maka siapa lagi?

Berfoto di bawah tulisan, foto: instagram.com/andiprayitno55/

Mengingat obyek wisata ini adalah murni dari alam, maka sangat dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan ekosistem Curug. Salah satunya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan di sekitar obyek wisata.

Demikian artikel mengenai Curug 7 Bidadari. Selamat berwisata dan semoga liburan Anda menyenangkan.

Akses jalan yang ada di sektiar, foto: instagram.com/andiprayitno55/

Lokasi: Keseneng, Sumowono, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kode Pos: 50662
Map:
KlikDisini
Buka/Tutup:
08.00-17.00
HTM:
Rp.3.000/Orang
Telepon:

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply