Menjelajah Keindahan Coban Jahe Malang Jawa Timur Dengan Mencoba Serunya River Tubing

590 views

Malang memang memiliki banyak destinasi wisata air terjun atau coban dan salah satu yang populer adalah Coban Jahe Malang Jawa Timur. Coban Jahe juga populer dengan sebutan Air Terjun Begawan. Ketinggianya lumayan yaitu kurang lebih 45 meter.

Lokasi Coban Jahe, foto: asliindonesia.net

Disekitar coban tepatnya di kolam maupun tebing tampak bebatuan-bebatuan cadas besar yang membuat tampilannya semakin menantang. Lokasi Coban Jahe berada dalam area Perhutani Unit II RPH Sukopuro-Jabung. Tempat wisata ini tidak jauh dari Jabung juga Pakis.

Tempat wisata air terjun Coban Jahe Kabupaten Malang sangat menarik karena mempunyai arus yang kuat. Selain itu dibawah air terjun terdapat sebuah sungai kecil. Panorama alamya sangat indah dikelilingi hutan asri serta  luasnya cerukan. Untuk menjaga keamanan para pengunjung dihimbau untuk jangan mandi dibawah air terjun langsung.

Keseruan bermain di sekitar, foto: malang-guidance.com

Tidak terdapat fasilitas mck disekitar air terjun. Akan tetapi ada tanah lapang dekat Coban jahe digunakan untuk kegiatan perkemahan. Meskipun fasilitasnya terbilang biasa saja namun keindahan panorama dan arus air terjun disini tidak diragukan lagi. Derasnya arus air membuat tempat ini populer dengan kegiatan rafting.

Rute Jalan Menuju Coban Jahe

Jarak Malang menuju Coban Jahe kurang lebih 23 kilometer. Anda dapat menggunakan kendaraan roda empat untuk sampai kesini. Alamat lengkapnya adalah di Ds. begawan, Taji, Jabung, Kab. Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Keindahan yang dimiliki oleh coban, foto: kanalmalang.net

Rute jalan yang dapat Anda gunakan adalah dari Malang ambil saja jalan menuju Tumpang. Jika sudah sampai di Tumpang, pilih belok ke kiri menuju Desa Pandansari Lor, Dusun Begawan. Anda lurus saja sampai bertemu dengan pintu masuk ke Coban Jahe.

Baca Juga  Rekomendasi Masakan Enak dari 5 Tempat Makan di G Walk Surabaya

Setelah itu Anda akan melihat sebuah petunjuk arah  ke Coban Jahe, letaknya lumayan dekat dengan gapura masuk Tumpang. Jika sudah menemukan petunjuk jalan tersebut, Anda hanya butuh kurang lebih 7 kilometer perjalanan. Jika masih bingung Anda dapat klik tulisan ‘maps’/ peta dibawah.

Jalan yang harus di lalui, foto: mydailymail.files.wordpress.com

Saat tiba dipintu masuk air terjun coban jahe, trakking akan semakin menantang disebabkan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan. Di beberapa track terakhir, Anda diharuskan melewati jalan setapak lewat sawah ataupun kebun dan ada juga track jalan berbatu. Akses jalan semakin dekat menjadi semakin menantang.

Sejarah, Legenda Serta Asal Usul Coban Jahe

Penggunaan nama ‘Jahe’ untuk air terjun di desa Begawan adalah sebagai penghormatan untuk para pahlawan yang merebut kemerdekaan berjuang sekitar tahun 1947 hingga 1948. Kata Jahe berasal dari ‘Bahasa Jawa Pejahe’ yang artinya ‘meninggal dunia’.

Pemandangan alam sekitar, foto: dolandolen.com

Kata tersebut ada sesaat setelah satu kelompok tentara pimpinan Ali Murtopo berusaha melakukan penyerangan kepada Pemerintah Kolonial Belanda. Namun, perjuangan para pahlawan tersebut musnah karena di bukit yang lokasinya dekat dengan pintu masuk menuju Coban Jahe dibombardir tentara Belanda dari udara.

Para pahlawan yang gugur dibiarkan begitu saja oleh penjajah Belanda. Para jenazah pahlawan yang digugur dikumpulkan warga setempat dan disemayamkan. Lambat laun kata ‘pejahe’ ini berganti menjadi ‘jahe’. Perubahan nama juga terjadi di makam para pahlawan ini dan kini menjadi Makam Pahlawan Kali Jahe.

Gazebo untuk para pengunjung, foto: malangvoice.com

Lokasi Makam Pahlawan Kali Jahe berada kurang lebih 50 meter sebelum Anda memasuki pintu masuk menuju kawasan wisata coban. Di area kanan jalan makam terdapat sebuah pembatas persegi. Dimana ditengah-tengah pembatas tersebut ada tugu. Ada sebuah cerita menarik yang terjadi terkait Makam Pahlawan Kali Jahe ini.

Baca Juga  Ramah Kantong, 5 Tempat Makan Murah di SUTOS Surabaya ini Patut Dikunjungi

Pada tahun antara 1994/ 1995, makam disini ingin dipindahkan oleh pemda setempat karena letaknya yang terpencil dan jauh dari keramaian. Namun, yang dikebumikan di makam ini seakan menolak pemindahannya.

Salah satu spot foto favorit, foto: maringetrip.com

Mobil angkut yang pada waktu akan mengangkut tulang-tulang atau jenazah para pahlawan ini tiba-tiba enggan bergerak. Mobil tiba-tiba mogok padahal segalanya sudah diperiksa aman. Akhirnya pemindahan para jenzah pahlawan dibatalkan.

Tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, pemandangan alami dan arus air yang menantang ini membuat para pengunjung sering berdatangan terutama pecinta tantangan. Pengunjung yang datang tidak hanya dari Malng namun banyak juga dari luar Malang. Mereka ingin mencoba sensasi menantang bermain river tubing coban jahe.

River Tubing

Ketinggian air terjun, foto: metrotvnews.com

River Tubing atau dikenal juga dengan istilah donat boat merupakan sebuah wisata air yang berkonsep tentang pengarungan sungai. Dalam mengarungi sungai para pengunjung yang ingin mencobanya harus mengenakan  ban didalam sebuah kendaraan. Kendarannya bukan sembarang kendaraan melainkan sudah didesain sedemikian rupa sehingga aman dan nyaman.

Setiap pemain akan mengenakan alat pengaman diantaranya helm guna melindungi kepala serta life jacket guna melindungi dari benturan juga dan membuat tubuh terus mengapung diatas air. Sedangkan ketika mengendarai ban, pemain hanya perlu duduk diatasnya dan ikuti saja arus air sungai.

Keadaan alam sekitar, foto: tripadvisor.com

Terdapat 2 lokasi yang biasa digunakan untuk melakukan river tubing oleh salah satu pemilik wahana river tubing besar di area Malang dan sekitarnya ini. Lokasi 1 terletak di Poncokusumo dan aliran air sungai yang digunakan berasal dari Sungai Amprong.

Ini merupakan anak aliran air yang berasal dari Sungai Brantas dengan keindahan pemandangan pedesaan di kedua sisi sungai. Saat melewati aliran air, para pemain akan disuguhkan panorama hamparan tanaman-tanaman selada air, pohon-pohon bambu yang tinggi, dan tebing batuan vulkanik.

Taman yang ada lokasi wisata, foto: halomalang.com

Kombinasi keindahan seperti ini tidak akan Anda temui ditempat lain seperti di Poncokusumo ini. Lokasi river tubing kedua ini adalah Coban Jahe. Ini adalah satu-satunya tempat melakukan river tubing yang dimulai langsung dibawah air terjun yang ada di Malang.  Anda tidak akan menemukan sensai seperti ini di tempat lainnya.

Baca Juga  Bosan Menunggu Pesawat? 5 Tempat Makan di Bandara Juanda Bisa Jadi Tempat Menunggu yang Nyaman

Saat melakukan river tiubing di Coban Jahe, Anda akan disuguhkan keindahan alam perkebunan serta perbukitan di sebelah kanan dan kiri kali. Perkebunan ini rata-rata dipenuhi tanaman ketela dan singkong. Arus air disepanjang sungai area Coban Jahe ii cukup deras sehingga semakin menantang setiap pemain river tubing.

Pesona alam sekitar, foto: ksmtour.com

Fasilitas river tubing di tempat ini adalah pemandu, peralatan lengkap river tubing, makan, cemilan, rescue dan juga merchandise atau kenang-kenangan sticker. Terdapat 2 track river tubing yang biasa ditawarkan. Track pertama sepanjang 3 kilometer sedangkan track kedua pemain akan mengarungi sungai sepanjang 2 kilometer.

Jika Anda ingin memperoleh  kepuasan dan sensasi mengarungi sungai yang maksimal pilihlah track yang 3 kilometer. Dalam satu paket ini biasanya sudah termasuk dokumentasi gambara tau foto-foto Anda melewati moment seru bermain river tubing. Informasi lanjut mengenai harga tiket masuk atau htm coban jahe waterfall dibawah ini.

Coban Jahe, foto: dakatour.com

Lokasi: Ds. begawan, Taji, Jabung, Malang, Jawa Timur 65156
Map:  KlikDisini
HTM: Rp.5.000/Orang
Buka/Tutup: 08.00–17.00
Telepon: –

0/5 (0 Reviews)
Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply