Coban Baung Gunung Kawi Malang, Air Terjun dengan Panorama Indah yang Masih Menyimpan Misteri

555 views

Kabupaten Malang, siapa yang tak mengenal daerah ini. Kabupaten ini mempunyai destinasi wisata yang harus Anda kunjungi. Lokasi ini bisa memberi tahu kita seperti apa keelokan dari keindahan alam.

Coban Baung, foto: wisatamalangku.com

Salah satu keindahan alam dari Malang yang tidak boleh dilewatkan adalah Coban Baung. Bukan hanya wisatawan lokal yang penasaran keindahannya, namun wisatawan asing pun tak ingin kalah untuk singgah di tempat rekreasi ini. Penasaran, seperti apa air terjun di Malang, Jatim ini?

Pesona Coban Baung

Pintu masuk ke dalam coban, foto: anisae.com

Seringnya, Malang lebih dikenal sebagai kota yang mempunyai banyak tempat wisata beraneka ragam contohnya seperti Eco Green Park, Museum Angkut hingga Jawa Timur Park. Sekarang, kita akan menuju lokasi wisata dengan nuansa yang lebih berbeda yakni Coban Baung.

Air terjun ini berlokasi di Ngajum, dekat dengan Gunung Kawi yang berada di Kab Malang. Kab Malang ada di sebelah barat kota dan menjadi daerah yang padat penduduk.

Sebetulnya, belum banyak orang yang mengetahui tempat wisata ini, beda dengan wisata lain yang sudah terkenal. Bisa dikatakan, lokasi ini masih perawan. Oleh sebab itu perjalanan ke air terjun begitu menguji adrenalin serta fisik Anda.

Keindahan yang dimiliki oleh air terjun, foto: liputan6.com

Tetapi jangan ditanya sesudah sampai di lokasi ini. Seluruh lelah rasanya seperti dibayar dengan lunas ketika lelah berjalan. Pemandangan yang diberikan oleh tempat ini begitu mengagumkan. Jangan lupa untuk mengabadikan seluruh momen ini dengan berfoto di sini.

Air terjun ini sangat tinggi sehingga dapat menimbulkan pantulan air yang sangat besar dan keras. Bahkan, air juga mengalir hingga ke sungai yang ada di dekatnya.

Baca Juga  Bendungan Karangkates Malang, Ini Sejarah dan Misteri Dibalik Pesona Keindahannya

Dulunya memang sungai yang berada di dekat lokasi wisata bisa digunakan untuk olahraga rafting, sayangnya karena arus yang terlalu deras dan beberapa kejadian memakan korban, lokasi tersebut tidak diperkenankan lagi untuk rafting.

Misteri Coban Baung

Misteri yang dimiliki oleh air terjun, foto: ngalam.co

Sepertinya kurang lengkap jika sebuah tempat tidak dibumbui dengan cerita misteri. Ada beberapa cerita misteri atau mitos mengenai Coban Baung ini.

Saat berada di sana, kita pun seperti di bawa pada suasana legenda. Beberapa tahun lalu, seorang pemuda hilang serta tidak ditemukan kembali sesudah mandi di telaga ini.

Kisah tersebut memang berkembang dari mulut ke mulut. Bukan hanya itu, ada pula korban meninggal yang tewas mengambang di aliran sungai. Sebelumnya, korban mandi di telaga bersama dengan teman-temannya.

Derasnya air mengalir, foto: tstatic.net

Tim gabungan SAR serta BPPD dari Kab Pasuruan sudah berusaha dengan semaksimal mungkin menyusuri sungai dan menyelam. Tetapi tidak ditemukan hasil yang pasti.

Dan dua hari kemudian, mayat korban muncul di permukaan sungai, lokasinya tak jauh dari air terjun. Menurut Kapolsek Porwodadi pada saat itu, biasanya korban yang tenggelam di sini muncul sendiri 1 hingga 2 hari kemudian.

Hal tersebut memang misterius karena perlengkapan yang digunakan sudah memadai dan lengkap, usaha yang dilakukan pun juga sangat maksimal.

Kondisi jalan yang ada di sektiar, foto: postimg.org

Namun, kita tidak perlu cemas atau takut untuk berwisata ke tempat ini, karena kembali pada diri kita sendiri untuk percaya atau tidak pada cerita tersebut. Bila kita sama sekali tidak mempunyai niatan buruk untuk berlibur ke sini, pasti liburan akan terasa menyenangkan dan seru.

Baca Juga  Misteri Angker Benteng Pendem Ngawi dan Sejarah Asal Usul Bangunan

Tips Mengunjungi Coban Baung

Ada beberapa tips dan saran yang bisa Anda lakukan ketika mengunjungi wisata alam ini, seperti:

Pelangi yang muncul di sekitar, foto: pens.ac.id

  • Siapkan fisik. Persiapan fisik memang harus dilakukan karena jarak antara loket masuk dan air terjun tidak dekat. Jaraknya cukup jauh dan sudah pasti akan memakan tenaga yang tak sedikit.
  • Menggunakan sepatu yang kasar. Hindari menggunakan sepatu dengan sol licin karena jalanan yang akan kita lalui meskipun bebatuan akan terasa licin. Apalagi ketika musim penghujan.
  • Pilih momen yang pas. Usahakan mengunjungi tempat rekreasi ini ketika musim panas agar jalanan umum dan jalanan menuju air terjun yang akan dilalui tak terlalu licin.

Pemandangan air terjun dari kejahuan, foto: pasuruan-travel.com

  • Hati-hati membawa anak-anak. Karena arus yang cukup deras, bila Anda membawa anak-anak, awasi mereka dengan baik. Jangan sampai Anda lalai mengawasi, karena kedalaman air cukup dalam.
  •  Datang saat siang atau pagi hari. Sebetulnya tidak ada jam buka tutup lokasi wisata ini. tetapi disarankan datang ketika matahari muncul. Kita bisa datang di pagi hari, dan menikmati air terjun hingga seharian penuh. Sore harinya bisa meninggalkan Coban Baung.

Rute Jalan untuk Sampai di Coban Baung

Cara menuju lokasi air terjun, foto: pasuruan-travel.com

Jalan untuk sampai di air terjun ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi contohnya seperti mobil atau pun motor. Lokasi Coban ini memudahkan kita mencari patokan tempat wisata yang lain.

Kita bisa menjadikan Kebun Raya Purwodadi untuk tanda jika sudah dekat dengan Coban Baung. Letak jalan masuk tempat rekreasi ini ada di sebelah Kebun Raya Purwodadi.

Apabila kita dari Malang, ambil arah ke Kota Probolinggo, nantinya akan melewati Purwosari dan Wonosari. Jarak yang harus Anda lalui hingga 2 jam berjarak 30 km.

Salah satu spot foto favorit, foto: malangstrudel.com

Bagaimana jika dari Surabaya? Apabila Anda dari Surabaya, kita bisa melewati Pandaan dengan jarak yang berbeda yaitu kurang lebih 65 km serta memerlukan waktu hingga 3 jam. Ada cukup banyak transportasi yang bisa digunakan, entah menggunakan bis atau angkutan kota.

Baca Juga  Kulineran di Surabaya? 90 Tempat ini Bisa Jadi Rekomendasi Favorit

Sesudah sampai di Pasuruan, cari petunjuk ke Kebun Raya Purwodadi. Ambil jalan ke arah kanan. Kita bisa mengikuti arah yang ada, hal yang harus diketahui, jalanan ini sudah mulai mengecil bila dibandingkan dengan jalanan yang tadi Anda lalui.

Usahakan berhati-hati. Jika membawa kendaraan roda empat, Anda harus waspada. Setelah mengambil jalan lurus, kita akan sampai di Coban Baung. Saat sudah ada di tempat parkir, seluruh petualangan akan dimulai.

Bayangkan, kita harus melewati anak tangga menurun kurang lebih berjumlah 200. Jalanan ini cukup terjal sehingga harus benar-benar berhati-hati. Sesudah itu, kita akan menemui sungai. Untuk bisa sampai di air terjun, harus melewati pinggir sungai. Hati-hati aliran sungai cukup deras.

Harga Tiket Masuk

Akses menuju lokasi air terjun, foto: newshub.id

Harga tiket masuk di sini cukup murah, bahkan sangat bersahabat untuk kantong anak kuliahan. Kita hanya perlu membeli tiket dengan harga Rp 5.000 saja. Dengan tiket tersebut, kita bisa menikmati keindahan yang disajikan oleh wisata ini.

Bila membawa kendaraan pribadi, kita wajib membayar karcis parkir. Untuk parkir motor hanya Rp 3.000 sedangkan untuk mobil Rp 5.000.

Fasilitas Wisata

Pesona yang dimiliki oleh air terjun, foto: airebobichon.wordpress.com

Untuk ukuran wisata yang masih perawan, sebenarnya fasilitas yang disediakan sudah cukup memadai karena sudah terdapat kamar mandi umum. Namun, untuk jajanan atau makanan, masih terbatas.

Oleh sebab itu, lebih baik Anda membawa bekal dari rumah. Entah akan membawa nasi atau membawa snack dan minuman. Tetapi, usahakan membawa bekal yang ringan, karena kita harus berjalan kaki dari loket menuju lokasi air terjun.

Lokasi: Ngajum, Malang, Jawa Timur 65164 Indonesia
Map: KlikDisini
HTM: Rp.5.000/Orang
Buka/Tutup: 24 jam
Telepon: –

0/5 (0 Reviews)
Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply